Refleksi: Sakit politik karena Mega gandeng jenderal? Apa obatnya? http://www.suarapembaruan.com/index.php?detail=News&id=8034
2009-05-15 "Sakit Politik" Taufiq Kiemas Ketua Dewan Pertimbangan Pusat (Deperpu) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Taufiq Kiemas (TK), sejak Rabu (13/5) dirawat di RS Metropolitan Medical Centre, di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan. Suami Ketua Umum DPP PDI-P Megawati Soekarnoputri itu mengalami gangguan tekanan darah di tengah kesibukannya mengikuti rapat partainya mematangkan koalisi menjelang pemilu presiden. Menurut sumber di DPP PDI-P, apa yang dialami TK merupakan "sakit politik". Hal itu terkait dengan perkembangan yang terjadi di partainya, yang tampaknya segera menjalin koalisi dengan Partai Gerindra, dan memasangkan Megawati sebagai calon presiden (capres) didampingi Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto sebagai calon wakil presiden. Pekan lalu, TK sempat mengatakan, Gerindra dan Prabowo adalah "masa lalu" bagi PDI-P, menyusul komunikasi intensif yang dijalin partainya dan Partai Demokrat. Dengan pernyataan tersebut berarti PDI-P telah menutup pintu bagi Gerindra dan Prabowo, menyusul sikap keras mantan Panglima Kostrad itu untuk menjadi capres. TK memang tampak sangat berhasrat PDI-P bisa berkoalisi dengan Demokrat guna membentuk pemerintahan ke depan. Menghadapi kenyataan, PDI-P mulai merapat ke Gerindra, tentu menjadi beban pikirannya. Sakitnya TK ini sekaligus bisa menjadi alasan baginya jika langkah politik PDI-P menghadapi pilpres bertentangan dengan apa yang pernah dikemukakannya. "Sakitnya TK disebut "sakit politik" karena terjadi dalam suasana pembahasan koalisi yang penuh dinamika," ucap sumber itu. [W-8/A-17] [Non-text portions of this message have been removed]

