http://www.republika.co.id/berita/50536/Alquran_Terbesar_di_Dunia_Diluncurkan
Alquran Terbesar di Dunia Diluncurkan
PALEMBANG --- Alquran Al Akbar atau mushaf Alquran terbesar di dunia akhirnya
selesai penggarapannya. Alquran berukuran panjang atau tinggi 177 cm dan lebar
144 cm dengan tebal 2,5 cm lengkap 30 juz yang terbuat dari kayu tembesu
akhirnya selesai setelah dikerjakan Sofwatillah Mohzaib dan kawan-kawan selama
lebih kurang tujuh tahun.
Sejak Jum’at (15/5) Alquran ukiran tersebut diperlihatkan kepada masyarakat
bertempat di lantai III masjid Agung SMB Palembang. “Sejak hari ini masyarakat
luas bisa melihat dan melakukan koreksi terhadap isi Alquran ukiran yang kami
kerjakan. Sebelumnya Alquran ini sudah dikoreksi oleh tim yang terdiri dari
para ulama dan penghafal Alquran di Palembang,” kata Sofwatillah.
Menurut Sofwatillah, Alquran ukiran pertama terbesar di dunia yang terbuat dari
kepingan kayu tersebut memiliki jumlah sebanyak 315 lembar kayu atau 630
halaman. “Ide pembuatan Alquran Al Akbar sudah dimulai sejak bulan Ramadhan
1422 H lalu, kemudian keping pertama dipamerkan pada 1 Muharam 1423 H atau
bertepatan 15 Maret 2002. Alhamdulillah setelah hampir tujuh tahun penggarapan
bisa selesai dan siap diluncurkan ke masyarakat.”
Untuk pembuatan Alquran Al Akbar tersebut Sofwatillah menjelaskan, membutuhkan
dana lebih dari Rp 1 miliar. “Dana pembuatannya diperoleh dari para donatur.
Semua sumbangan tersebut termasuk pengeluarannya dilakukan oleh sebuah panitia
pembuatan Alquran Akbar,” tambahnya.
Dari daftar donatur yang dikeluarkan panitia pembuatan Alquran Al Akbar
tercantum ada 32 orang donatur dengan jumlah dana yang terhimpun mencapai Rp
931.000.000. Diantara daftar nama donatur tertulis nama Taufiq Kiemas, Sayid
Agil Al Munawar (mantan Menter Agama), Susilo Bambang Yudhyono (Presiden RI),
Alex Noerdin (Bupati Musi Banyuasin sekarang Gubernur Sumatera Selatan),Rosihan
Arsyad (mantan Gubernur Sumatera Selatan sekarang Sekjen KONI Pusat), Syahrial
Oesman (mantan Gubernur Sumatera Selatan) dan dari BUMN (PTBA Tbk, PT Pupuk
Sriwidjaja dan PT Pupuk Kaltim).
Kehadiran Alquran Al Akbar ini mendapatkan sambutan dari berbagai lapisan
masyarakat di Palembang. Diantaranya Kepala Kantor Wilayah Departemen Agama
Sumsel, Najib Haitani yang mengatakan, Alquran Al Akbar ini adalah kebanggaan
Sumatera Selatan karena di dunia ini adalah cetakan pertama. Keberadaannya aka
menarik minat orang dari negeri Arab dan Timur Tengah.
“Kehadiran Alquran Al Akbar ini kita harap juga memotivasi masyarakat untuk
meningkatkan pemahaman isi Alquran dan menjadikannya hiasan hidup sehari-hari.
Kami ucapkan terima kasih sekaligus penghargaan pada tim, para donatur, dan
ulama,” ujarnya./oed/taq
[Non-text portions of this message have been removed]