http://pemilu.okezone.com/read/2009/05/31/268/224709/jk-wiranto-temui-kiai-langitan
JK-Wiranto Temui Kiai Langitan Minggu, 31 Mei 2009 - 13:34 wib Lamtiur Kristin Natalia Malau - Okezone JAKARTA - Pasangan JK-Wiranto siang ini akan melakukan safari politik di Jawa Timur. Salah satu agenda utama dalam perjalanan ini adalah menemui Kiai Ponpes Langitan KH Abdullah Faqih. Perlu diketahui Ponpes Langitan pimpinan KH Abdullah Faqih berlokasi di Tuban, Jawa Timur. Pertemuan antara JK-Wiranto dengan KH Abdullah Faqih dijadwalkan akan berlangsung sore nanti sekira pukul 15.30 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Minggu (31/5/2009), sebelum ke Tuban, JK-Wiranto akan terlebih dulu meresmikan aula ponpes Darussalam Katimoho, Kedamean Gresik sekira pukul 13.00 WIB. Usai dari Gresik, JK-Wiranto akan kembali ke Surabaya guna melantik tim kampanye daerah Jawa Timur. Acara pelantikan dijadwalkan akan berlangsung di Gedung Juang 45 di Jalan Mayjen Sungkono, Surabaya sekira pukul 14.30 WIB. Sementara itu, Mufidah Kalla dan Uga Wiranto akan berkunjung ke Pasar Wonokromo, Surabaya sekira pukul 14.00 WIB. Belum diketahui agenda calon ibu negara dan calon istri wakil presiden RI itu. Apakah sekedar berbelanja atau untuk menemui para pendukung suaminya. ++++ http://pemilu.okezone.com/read/2009/05/31/268/224711/jk-wiranto-sesalkan-tayangan-pidato-capres-di-tv JK-Wiranto Sesalkan Tayangan Pidato Capres di TV Minggu, 31 Mei 2009 - 13:46 wib Kemas Irawan Nurrachman - Okezone JAKARTA - Munculnya pidato salah satu calon presiden di sejumlah stasiun televisi selama 15 menit, dinilai telah melanggar aturan Pemilihan Presiden. Tim Nasional Jusuf Kalla Wiranto menyesalkan penayangan tersebut. "Ini termasuk pelanggaran aturan pilpres. Kami tidak menuduh ada kecurangan, namun kami ingin aturan ditegakkan," kata Juru Bicara Timnas JK-Wiranto, Yuddy Chrisnandi dalam pesan singkat kepada okezone di Jakarta, Minggu (31/5/2009). Seharusnya, lanjut Yuddy, pihak stasiun televisi tidak ikut-ikut menyiarkan visi dan misi salah satu calon presiden sebelum masa kampanye. "KPI dan KPU harus memberi teguran kepada televisi nasional yang sengaja menyiarkan baik langsung atau tidak langsung atau rekaman, pidato pasangan capres yang menyampaikan visinya dihadapan ribuan kader," tuturnya. Sebelumnya, KPU meminta stasiun televisi tidak terjebak dan menyiarkan "kampanye" calon presiden yang akan bertarung dalam Pemilihan Presiden 8 Juni mendatang, sebelum masuk tahap kampanye. (kem) [Non-text portions of this message have been removed]

