http://www.presidensby.info/index.php/fokus/2009/05/28/4342.html

Kamis, 28 Mei 2009, 21:24:30 WIB

Presiden:
Membangun Bangsa dengan 230 Juta Penduduk Tidak Semudah Membalik Telapak Tangan

Jakarta: Membangun bangsa dan negara yang terdiri dari 230 juta penduduk serta 
memiliki geografi yang membentang dari Sabang sampai Merauke, dengan 
kompleksitas permasalahan dan tantangan yang kita hadapi, tidak semudah 
membalikkan telapak tangan. "Diperlukan tekad yang membaja, kerja keras, 
persatuan serta kebersamaan seluruh rakyat Indonesia," kata Presiden Susilo 
Bambang Yudhoyono dalam sambutannya pada acara Tasyakur Harlah ke- 49 dan 
Silaturahmi Nasional PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia), di Rafflesia 
Grand Ballroom, Balai Kartini, Jakarta, hari Kamis (26/5) malam.

Menurut SBY, dengan ridho Allah SWT, bangsa Indonesia akan menjadi bangsa yang 
maju, bermartabat dan sejahtera di abad ke - 21. "Dengan syarat kita harus 
bersatu melangkah bersama dan bekerja keras dengan memperkokoh pilar-pilar 
kehidupan yang ada di negeri ini. Ada 3 pilar harus terus menerus kita 
perkokoh, yaitu kita harus semakin mandiri dalam kehidupan di tengah-tengah 
arus globalisasi, kita harus makin memilki daya saing yang tinggi dan yang 
terakhir yang paling menentukan, bangsa kita harus memiiki peradaban yang 
bermartabat yang mulia," ujar SBY.

"Semua kembali kepada karakter, kepribadian dan peradaban bangsa. Bukan hanya 
bangsa yang cerdas menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi bangsa yang 
ulet, bangsa yang tidak kenal menyerah, bangsa yang ingin terus memperbaiki 
kehidupan dari hari perhari dan bangsa yang berakhlak mulia, berbudi pekerti 
luhur, memiliki keimanan dan ketakwaan pada Allah SWT yang tinggi," lanjutya.

Presiden SBY yakin bahwa bangsa Indonesia akan terus dapat melakukan 
peningkatan dalam berbagai kehidupan. "Saya punya keyakinan, dengan ridho Allah 
SWT, seberat apapun jalan yang akan kita tempuh, sekompleks apapun masalah yang 
kita hadapi, kalau kita berpikir positif, optimis, sabar dan tegar, maka masa 
depan kita lebih baik dari masa sekarang," aparnya.

Tampak hadir mendampingi Presiden SBY dalam acara tersebut antara lain Menhub 
Jusman Sjafii Djamal, Menkominfo M. Nuh serta Mensesneg Hatta Rajasa. (mit)


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke