Suara Merdeka 01/06/2009 17:11 wib - Nasional Aktual
Relawan JK-Wiranto Diminta Shalat Hajat Jakarta, CyberNews. Koordinator Nasional Relawan SSJ (Sekarang Saatnya JK-Wiranto) menyerukan kepada seluruh komponen dan elemen SJJ di seluruh Indonesia untuk menggelar shalat hajat, dimulai malam ini, dan dapat dilakukan beberapa kali selama masa kampanye. Shalat hajat itu dimaksudkan untuk memohon kepada Allah SWT agar pelaksanaan Pilpres berlangsung dengan baik, damai, dan terjauhkan dari berbagai tindak kecurangan. Selain itu, tentu saja semoga pasangan JK-Wiranto mendapatkan kepercayaan dari rakyat hingga dapat memenangkan Pilpres 2009, baik dalam 1 maupun 2 putaran. Sebagai langkah awal, SSJ DKI Jakarta akan melakukan shalat hajat di Posko Pemenangan JK-Wiranto Jl Mangunsarkoro malam ini pada pukul 20.30 WIB. SSJ telah siap mengerahkan seluruh relawannya yang tersebar di 29 provinsi dengan melakukan gerakan door to door, memberikan penjelasan kepada rakyat akan prestasi yang telah dicapai Calon Presiden Jusuf Kalla maupun Calon Wakil :Presiden Wiranto. Gerakan ini tidak akan disertai dengan black campaign terhadap calon lain, karena SSJ meyakini rakyat telah mengetahui sepak terjang seluruh Capres dan Cawapres. Masa kampanye ini hanyalah sebagai penguat untuk memantapkan keyakinan. Adapun karena kemenangan dan kekalahan tetap berada pada wilayah takdir, maka selain dengan upaya langsung di lapangan, juga tetap perlu dilakukan upaya dalam bentuk munajat doa, baik pada seusai shalat wajib 5X sehari, shalat tahajjud di tengah malam, maupun shalat-shalat sunnah lainnya. SSJ juga mengajak masyarakat luas, baik yang terlibat dalam kelompok relawan maupun yang tidak, untuk memanjatkan doa serupa, demi masa depan bangsa yang lebih baik. SSJ merupakan jaringan relawan yang diprakarsai oleh aktivis organisasi Hidayatullah di seluruh Indonesia. SSJ membuka diri bagi berbagai komponen dan elemen masyarakat yang ingin Indonesia lebih baik untuk bergabung dan berpartisipasi. Salah satu target SSJ adalah mengurangi angka golput dengan memberikan tawaran Capres-Cawapres yang lebih prospektif. Sosok JK yang lincah dan cepat mengambil keputusan cocok dengan situasi Indonesia saat ini, yang akan berjibaku menghadapi dampak krisis ekonomi global. JK menawarkan kebangkitan ekonomi rakyat, bukan dengan rumus meminta bantuan asing. JK layak menjadi pemimpin harapan bagi seluruh rakyat Indonesia. (MH Habib Shaleh /CN08) [Non-text portions of this message have been removed]

