http://www.tni.mil.id/news.php?q=dtl&id=113012006122982
KRI SURABAYA-991 KEBANJIRAN WISATAWAN
03 Jun 2009
ARMATIM (3/6),- Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Surabaya-991 dari
jajaran Satuan Kapal Bantu Komando Armada RI Kawasan Timur (Satbanarmatim)
kebanjiran kunjungan wisatawan dari siswa SMP Negeri 1 Trangkil Pati yang
bersandar di Dermaga Ujung Surabaya, Selasa (2/6).
Pagi itu sebanyak 244 siswa membanjiri KRI Surabaya. Dengan dibantu
ABK (Anak Buah Kapal) dan anggota pandu dari Dispenarmatim, satu per satu
mereka menaiki anak tangga kapal. Wajah ceria nampak menghiasi masing-masing
siswa, sesekali mereka senda gurau di antara temanya.
Kegembiraan yang diperlihatkan para siswa SMP Negeri 1 Trangkil Pati
ini memang hal yang wajar. Karena mereka para siswa dari Propinsi Jawa Tengah
ini jarang sekali melihat langsung dan naik kapal perang. Selama ini yang
sering mereka lihat dari berita-berita di media, baik itu di media massa cetak
maupun elektronika.
Begitu tiba di atas kapal, mereka dengan antusias mendengarkan
penjelasan dari anggota kapal. Para siswa SMP ini mendapat penjelasan semua
fasilitas dan peralatan yang ada di kapal, mulai ruangan anjungan, kamar mesin
sampai long room anggota.
Dalam kesempatan tersebut, tidak sedikit para siswa yang banyak
bertanya. Hal ini mengisyaratkan, kalau para siswa tersebut sangat peduli dan
perhatian dengan kapal perang. Sebuah alutsista matra laut, yang mengemban
tugas pokok mengawal kedaulatan perairan NKRI.
Usai melihat kapal perang, para siswa ini kemudian mengunjungi
Monjaya (Monumen Jalesveva Jayamahe) yang lokasinya juga berada di Dermaga
Ujung Koarmatim, Surabaya. Sebagai ikon wisata bahari Jawa Timur, Monjaya dari
ke hari memang banyak diminati pengunjung.
”Dari tahun ke tahun, minat masyarakat untuk mengunjungi Monjaya
memang semakin bertambah. Apalagi saat ini. Monjaya, Monkasel, Tuguh Pahlawan
dan Moseum TNI AL sudah menjadi satu paket wisata di Jatim,” kata Samsudin
petugas Travel wisata saat mengantarkan siswa SMP tersebut.
[Non-text portions of this message have been removed]