http://www.tni.mil.id/news.php?q=dtl&id=113012006122963
KASDAM JAYA : SEBAGAI PEMIMPIN YANG BAIK HARUS MENGERTI BAWAHAN
02 Jun 2009
KODAM JAYA (2/6),- Kepala Staf Kodam Jaya / Jayakarta Brigadir Jenderal TNI
Moeldoko memimpin upacara pengibaran bendera Sang Merah Putih Senin pertama
bulan Juni 2009 bertempat di lapangan upacara Kodam Jaya Jl. Mayjen Sutoyo No 5
Cililitan Jakarta Timur. Senin (1/6).
Hadir dalam upacara bendera tersebut Irdam Jaya, Perwira Staf Ahli Pangdam
Jaya, Perwira LO AL dan AU, para Asisten Kasdam Jaya, para Kabalak jajaran
Kodam Jaya. Sedangkan pasukan upacara terdiri dari Kompi Pamen Letkol dan Mayor
Kodam Jaya, kompi Pama Kodam Jaya, kompi Bintara dan Tamtama, Kompi bersenjata
Kiwal Denmadam Jaya, Kompi Yonkav-7/Sersus dan Kompi Yon Armed -7/GS. Kompi
Pegawai Negeri Sipil golongan III dan Kompi Pegawai Negeri Sipil golongan II.
Sedangkan untuk pejabat Komandan Upacara adalah Komandan Batalyon Armed-7/GS
Kodam Jaya Letnan Kolonel Arm Dedi. Upacara bendera tersebut ditandai dengan
pengibaran bendera merah putih yang diiringi lagu Indonesia Raya oleh Satuan
Korps musik lapangan Ajendam Jaya.
Setelah melaksanakan upacara bendera tersebut dilanjutkan dengan Jam Komandan
yang dipimpin oleh Kasdam Jaya bertempat di aula Sudirman Kodam Jaya. Dalam jam
Komandan tersebut yang diikuti oleh seluruh personel satuan Balak yang berada
di lingkungan markas Kodam Jaya Kasdam Jaya diadakan tanya jawab antara anggota
dengan Kasdam Jaya yang diperuntukan untuk mendapat masukan dari bawah agar
tugas kedepan lebih baik lagi.
Pada Jam Komandan Tersebut Kasdam Jaya menyampaikan bahwa, sebagai pemimpin
yang baik haruslah dapat merasakan apa yang dirasakan oleh anak buahnya,
sehingga adanya kebersamaan antara yang memimpin dan yang dipimpin dengan
kuncinya adalah adanya komunikasi antara bawahan dan atasan, antara yang
memimpin dan yang dipimpin.
Kasdam juga menyampaikan berkaitan dengan olah raga dan kesehatan bahwa,
kesehatan itu mahal ketika kita dalam keadaan atau merasakan sakit, tetapi pada
saat sehat banyak orang tidak memperdulikan kesehatannya akibatnya kesehatan
tersebut tidak terpelihara dengan baik. Sedangkan olah raga jadikanlah suatu
kebutuhan karena olah raga tersebut sangat baik untuk mendukung tugas pokok
kita bekerja.
[Non-text portions of this message have been removed]