http://www.tni.mil.id/news.php?q=dtl&id=113012006122981
TNI MANUNGGAL MEMBANGUN DESA KE-82 TAHUN 2009
03 Jun 2009
KODAM V/BRAWIJAYA (3/6),- Panglima Kodam V/Brawijaya Mayor Jenderal TNI
Soewarno, S.IP, M.Sc, Selasa (2/6) membuka TNI Manunggal Membangun Desa ke 82
tahun 2009, di Lamongan Jawa Timur.
Pembukaan TMMD Ke-82 ini dilaksanakan secara serentak di 54 Kabupaten dan
Kotamadya sewilayah Indonesia. Sedangkan untuk wilayah Jawa Timur terbagi di 4
wilayah jajaran Kodam V/Brawijaya yang meliputi : Korem 081/BDJ (Kodim
0803/Madiun), Korem 082/CPYJ (Kodim 0815/Mojokerto sebagai TMMD Imbangan, Kodim
0812/Lamongan, 0813/Bojonegoro), Korem 083/BDJ (Kodim 0825/Banyuwangi), Korem
084/BJ ( Kodim 0827/Sumenep, 0828/Sampang).
Program TNI Manunggal Membangun Desa adalah program lintas Sektoral yang
melibatkan TNI, Departemen, Lembaga Pemerintah Non Departemen dan Pemerintah
Daerah serta segenap komponen masyarakat.
Program ini sebagai upaya membantu pemerintah dalam memberdayakan wilayah
pertahanan dalam meningkatkan akselerasi pembangunan serta meningkatkan
ketahanan wilayah.
Selain itu juga sebagai program untuk berusaha meningkatkan kesejahteraan
masyarakat serta memantapkan wawasan kebangsaan dalam kehidupan bermasyarakat,
berbangsa dan bernegara, dalam rangka mewujudkan ketahanan wilayah yang
tangguh, dalam menghadapi segala bentuk ancaman, gangguan, hambatan dan
tantangan.
TMMD dilaksanakan dalam dua bentuk, fisik dan non fisik, dimana sasaran
kegiatan fisik lebih diutamakan pembangunan infrastruktur, sarana dan prasarana
yang betul-betul menjadi kebutuhan dan menyentuh langsung kepentingan
masyarakat, membantu membuka isolasi daerah terpencil agar membuka akses yang
lebih luas untuk pemasaran hasil bumi dan produk-produk yang ada di desa guna
mendukung pertumbuhan roda perekonomian masyarakat pedesaan.
Kegiatan non fisik diarahkan untuk meningkatkan wawasan dan semangat kebangsaan
masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, serta kesadaran untuk bela
negara sehingga mampu menggugah semangat persatuan dan kesatuan bangsa.
Tujuan lainnya adalah untuk mendorong pembangunan masyarakat yang berkualitas
dan memiliki ketahanan yang tangguh dalam menghadapi setiap permasalahan dan
persoalan bangsa, sehingga terwujud kondisi sosial masyarakat yang kondusif
bagi kesinambungan pembangunan nasional.
Pangdam Mayor Jenderal TNI Soewarno, S.IP, M.Sc berpesan kepada seluruh
prajurit TNI yang bertugas, agar melaksanakan tugas mulia ini dengan penuh rasa
tanggung jawab yang tinggi, profesional, waspada dan siap siaga, jaga
Netralitas TNI, Kembangkan Komunikasi Sosial yang persuasif kepada seluruh
lapisan masyarakat, kenali dan kuasai adat istiadat dan budaya daerah setempat,
utamakan skala prioritas kegiatan dengan berorientasi pada pencapaian sasaran,
adakan evaluasi secara berlanjut dan berkesinambungan sesuai aturan yang
berlaku dan tetap berpedoman pada 8 Wajib TNI.
[Non-text portions of this message have been removed]