http://www.antaranews.com/view/?i=1244204139&c=WBM&s=DAM
Presiden Yudhoyono Akan Bersepeda Bersama Komunitas B2W
Jumat, 5 Juni 2009 19:15 WIB
Jakarta (ANTARA News) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono direncanakan
bersepeda bersama dengan para menteri dan sekitar 3000 orang dari komunitas
pekerja bersepeda (Bike To Work/B2W) dari Jabodetabek pada hari Minggu (7/6).
"Presiden diajak untuk bersepeda dalam rangka Hari Lingkungan Hidup (5 Juni),"
kata Menteri Negara Lingkungan Hidup (MenLH) Rachmat Witoelar usai menyerahkan
piagam dan plakat Adipura dan Adiwiyata di Jakarta, Jumat.
Acara bersepeda bersama tersebut, kata MenegLH, merupakan ajakan bagi semua
orang untuk mengurangi penggunaan kendaraan bermoto dalam rangka mengurangi
pencemaran udara dan peduli terhadap lingkungan.
Dia mengatakan saat ini ada trend masyarakat di kota-kota metropolitan di dunia
seperti Washington DC, Beijing, Moskow dan Deen Haag yang menggunakan sepeda
sebagai alat transportasi.
Sedangkan Ketua Umum Bike To Work, Toto Sugito mengatakan acara bersepeda
bersama Presiden RI akan dimulai pukul 07.00 pagi diawali di areal Parkir Timur
Senayan sampai ke kawasan Monas.
Toto menjelaskan Presiden RI bersepeda dengan ditemani ibu negara Ani Yudhoyono
dan menteri-menteri seperti MenegLH dan Menristek Kusmayanto Kadiman serta
Gubernur DKI Fauzi Bowo.
MenegLH menambahkan beberapa tokoh politis juga akan turut bersepeda seperti
Akbar Tanjung, Tifatul Sembiring dan Hidayat Nurwahid.
Sebelumnya, 40 orang penerima anugerah Kalpataru termasuk 12 orang penerima
Kalpataru tahun 2009 melakukan deklarasi penerima penghargaan Kalpataru 2009
yang berisi tujuh point tentang penyelamatan lingkungan.
Dalam deklarasi tersebut, Penerima Kalpataru antara lain berusaha mendorong
komponen bangsa untuk menempatkan isu lingkungan sebagai isu utama dan akan
membangun aliansi strategis antar pihak yang mempunyai kepentingan lingkungan
untuk menyatukan visi, misi dan strategi.
Pada pagi harinya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara,
menyerahkan penghargaan Kalpataru, Adipura, dan Adiwiyata Mandiri dalam
rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup.
MenegLH Rachmat Witoelar dalam sambutannya menyampaikan, penghargaan tersebut
diserahkan pada pihak-pihak yang mampu melestarikan lingkungan dan memberikan
kontribusi pada perbaikan lingkungan.
Dalam kesempatan itu juga diserahkan buku status lingkungan hidup 2009 dan juga
penandatanganan sampul hari pertama perangko seri lingkungan hidup 2009.
Terdapat sejumlah kategori dalam penghargaan Kalpataru, yaitu perintis
lingkungan di berikan pada Timotius Hindom dari Kampung Wurkendik Papua Barat,
Viktor Emanuel Raiyon dari Desa Reroroja, Nusa Tenggara Timur, Anyie Apuy Desa
Long Alongo, Kaimantan Timur, Alexander Ketaren dari Sumatera Utara dan Kasmir
Gindo Sutan dari Sumatera Barat.
Untuk kategori pengabdi lingkungan diberikan pada Kadis SP dari Lombok Utara
Nusa Tenggara Barat, Djoni dari Padang Sumatera Barat, Makaampo Ratundulage
Madonsa dari Kecamatan Tahuna Induk Sulawesi Utara.
Kategori penyelamat lingkungan, Kalpataru, diberikan pada Lembaga Adat Dayak
Wehea dari Kalimantan Timur, Ninik Mamak dari Negeri Enam Tanjung Kampar Riau.
Kategori pembina lingkungan diberikan pada Imdaad Hamid dari Balikpapan
Kalimantan Timur dan Irwansyah Idrus dari Jakarta Pusat.(*)
[Non-text portions of this message have been removed]