From: pejuang rakyat sejati [email protected]
Date: Tuesday, June 16, 2009, 6:00 PM




JK Win: Tragis SBY Tak Akui BLT Utang
Djibril Muhammad



Susilo Bambang Yudhoyono
(inilah.com /Raya Abdullah)
INILAH.COM, Jakarta - Masih enggannya tim kampanye SBY-Boediono mengakui BLT 
berasal dari utang luar negeri, disesalkan Tim Kampanye Nasional JK-Wiranto.
"sesuai laporan BPK, dana BLT benar berasal dari hutang Luar Negeri yaitu dari 
World Bank, senilai USD 1 Miliar, dimana tercantum dipihak World Bank bahwa 
pinjaman tersebut digunakan untuk safety net," jelas Juru Bicara Tim Kampanye 
Nasional JK-Wiranto, Poempida Hidayatullah kepada INILAH.COM di Jakarta, Selasa 
(16/6). 
Padahal, menurut menantu Menteri Perindustrian ini, BPK telah memberikan 
laporan resmi terkait audit keuangannya di lembaga pemerintahan tersebut. 
Karena itu, pihaknya mempertanyakan tekad untuk bersikap jujur dan bersih dari 
SBY. 
"SBY malah melakukan hal sebaliknya. Kami dukung upaya Bawaslu untuk melarang 
pemerintah melakukan kegiatan yang bersifat sosial di saat pemilu, agar ada 
keadilan bagi semua kandidat," terang Wakil Bendahara Partai Golkar ini. 
Sehingga dengan demikian, ia mengharapkan, agar tidak lagi terjadi politik uang 
resmi yang mengakibatkan tidak adanya playing field yang setara. "Bagaimana 
bisa berbicara hemat Rp 4 T dengan kampanye Pilpres 1 putaran, tapi malah 
hutang Rp 10 T (belum dengan bunga)? Kelihatan baik bagi rakyat kecil tapi 
dengan tambah beban utang rakyat untuk kepentingan menang pilpres," tandasnya. 
[jib]





      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke