Ass wr wb,

Alhamdulillah, berikut nama-nama pemenang lomba endorsement buku "Let's
Talk About Friendship, Love&Marriage, Ordinary Miracles":



5 ENDORSER TERBAIK:



1. Rika Setyowulan (Palembang)

"Tak percuma 3 pengarang muda berbakat berkolaborasi dalam buku ini.
What an enchanted story!!! Mbak Retnadi dkk berhasil membangun jalinan
cerita yang erat, utuh, tanpa menyingkirkan hal buruk sekalipun.
Semuanya diceritakan secara jujur dan gamblang tanpa berusaha
ditutup-tutupi. Sebuah kisah nyata mengharukan yang ditulis dengan
penuh perasaan. Mengajarkan kita betapa hidup sangatlah berharga.
Memberi inspirasi bagi kita untuk selalu berusaha menjadi pribadi yang
lebih baik dan tidak patah semangat dalam menjalani proses kehidupan
tanpa terkesan menggurui. Tiap kali saya merasa hopeless, buku ini
mampu menjadi sahabat yang dengan setia mau berbagi cerita hidup dengan
saya dan membiarkan saya melihat warna-warni hidup yang sesungguhnya.
Karena sebenarnya banyak hal kecil di sekitar kita yang dapat menjadi
sumber inspirasi. Dengan membaca buku ini, kita seperti diajak untuk
menelusuri kehidupan "sederhana" namun penuh makna 3 perempuan mandiri,
cerdas, dan berani dalam menyiasati dan memandang kehidupan dari sisi
yang berbeda. Ini baru Chicken Soup-nya Indonesia!! Bravo..." 



2. Ali Sobri (Banten)

"Apa yang diobrolkan buku ini, benar membawa manfaat. Akhirnya saya
menemukan kembali kisah inspiratif yang membangun jiwa, romantis
sekali: persahabatan, keluarga, pasangan suami istri yang diceritakan
penulis , dan lagi kisah ini bukanlah fiktif belaka. Kita bisa
merasakannya untuk kemudian mencontoh 3 penulis hebat dan ramah ini.
Sukses, Cin!"



3. Dedi Marluga (Bandung)

"Membacanya membuat terharu, tertawa, seperti baru menyadari akan ahl
terbesar yang telah saya terima, yaitu tidak diciptakan sendirian
sebagai manusia. Kumpulan kisah ini menghanyutkan jiwa, dan memberikan
pembelajaran dalam setiap lembaran hari-hari yang seringkali diisi
dengan peristiwa yang saya tidak sadari. Sangat
menyentuh,...perlahan-lahan membawa kembali ke arti dari persahabatan,
kasih, dan cinta yang sebenarnya. Terima kasih buat hal positif yang
terasa setelah membaca kumpulan kisah inspiratif ini"



4. Elvina Komalasari (Jakarta)

"Buku ini sebenarnya buku biasa dengan cerita biasa yang ditulis oleh
orang-orang biasa. Tapi karena ke"biasa"annya itulah buku ini mampu
menyihir saya kembali menjadi diri sendiri. Diam-diam saya jadi merasa
harus membuka lagi pintu masa lalu agar tidak teryinggal jauh di
belakang, atau tersimpan rapat di dalam peti. Melihat lagi kekinian
agar segera siuman dari mati suri. Dan menatap masa depan dengan
sejumput keyakinan.

Saya mengenal tiga penulis buku ini. Tidak terlalu akrab, tapi saya
sebenarnya menyimpan kebanggaan terhadap mereka sejak kami masih
sama-sama kuliah di jurusan Komunikasi UI. Maka ketika mereka
mengabarkan sebuah buku telah lahir, saya sangat antusias.

Membaca buku "Let's Talk About..." menyadarkan saya untuk kembali
menulis dari hati tentang hati orang-orang yang saya cintai, sehingga
saya jadi makin mencintai mereka.

Tak ada salahnya...setiap senja di teras rumah kita, dengan secangkir
teh atau kopi, kita berbicara tentang persahabatan kita, pernikahan
kita, juga tentang ordinary miracle..yang biasa-biasa saja tapi akan
terasa luar biasa di hati kita masing-masing tentunya..."



5. St Fatimah (Surabaya)

"Cinta adalah kecenderungan jiwa terhadap sesuatu (atau seseorang) yang
diiringi pengertian dan pengorbanan. Darinya, sebuah kisah akan
berburai beragam rasa. Darinya, berbiaklah keajaiban-keajaiban hidup
yang maha hikmah. Darinya pula buku Let’s Talk About: Friendship, Love
& Marriage, Ordinary Miracles ini memiliki kekuatan sebagai buku
saku kehidupan. Kekuatan cinta tiga sahabat sekaligus penulis buku ini
memberi ruh di dalamnya, hingga secara ajaib Anda bisa memiliki ikatan
istimewa dari setiap momen yang terjadi melalui detail dan gaya
penulisan mereka yang ringan. Membaca lembar demi lembar peristiwa yang
digelar oleh Retno, Ain, dan Shinta di dalam buku ini tak hanya
menerbitkan debar-debar keharuan, namun juga menggelitik syaraf-syaraf
tegang. Demikianlah saya dibuat mereka terpana. Persahabatan, cinta dan
sucinya sebuah ikatan pernikahan, serta keajaiban-keajaiban per detik
usia mereka terpotret secara estetik-tekstual sebagai serentetan proses
menemukan hakikat hidup dan menggapai bekal hidup setelah mati. Rentang
tujuh tahun untuk saling mendengar, melihat, dan membaca hati
masing-masing telah berhasil menyuburkan sebuah taman kecil dengan
bunga-bunga cahaya merekah menyebar aroma ketulusan. Sebuah taman itu
bernama: persahabatan di atas mahakasih-Nya. Pun, cinta buat mereka
lebih menjadi pondasi untuk membangun sebuah istana keluarga melalui
petuah-petuah orangtua yang sarat berkah, bukan kata-kata manis yang
hanya diobral dari puncak gunung. Karena itu, pernikahan menjadi
pembuka ’gerbang’ cinta untuk kemudian memasuki semesta makna menuju
Sang Maha Cinta. Buku ini tidak mengerutkan kening oleh sebab impresi
surreal dan metaforik yang menyimpan misteri multiinterpretasi. Penulis
justru mampu menguntai kisah-kisah yang spontan, segar, dan tetap
bertanggung jawab pada estetika. Buktikan saja ketika membaca
puisi-puisi Airin Nisa dan Shinta, sejenak Anda bisa jadi bersemu
merah, berubah serius sekaligus gelisah, merenung lalu
tersenyum....hingga terlontar seribu tasbih. Inilah obrolan santai
sarat makna kehidupan yang humanis, kodrati, dan senantiasa berpegang
teguh pada tali Allah*." 



*) penggal terjemahan QS. Al-Imran: 103 



5 ENDORSER KEBIJAKAN PENERBIT:

1. Hasan (Yogyakarta)

"Mari kita berkata. Mengeja makna. Bukan tentang harta, tahta, apalagi
wanita. Tentang asa dan cinta. Let’s Talk About…Friendship,
Love&Marriage, Ordinary Miracles, mengajarkan kita kembali tentang
perjalanan hidup. Menuntun langkah kaki untuk tak menepi. Pada jalan
penuh duri. Bukan luka duri kini, tapi luka duri nanti. 

Kisah kasih, cinta, dan sahabat, terlalu lekat, dibangun dengan kata
yang saling terikat. Mengalun irama hati yang memikat. Pengkhianatan,
rasa sakit, muhasabah, kebesaran hati, memaafkan, harapan, dan sketsa
kehidupan lainnya adalah hakekat. Mengalir pada arus kata yang lambat,
namun terasa hangat. Bak secangkir kopi di pagi hari, semakin pekat,
semakin nikmat.

Inilah kisah hidup yang dibangun dengan kata. Eja demi eja. Terangkai
kalimat penuh rasa. Hati membaca, lalu berkaca. Berurai air mata.
Beberapa saat tanpa suara. Kemudian mulut terbuka, tertawa. Bibir pun
bergetar, hidup memang sederhana."



2. Umi Lailasari (Palembang)

“Ada cinta yang harus diperjuangkan. Juga, sayang yang mesti
dipertahankan. Serta, rindu yang terus diagungkan. Meski semuanya juga
bersilih pada kekhawatiran, kekecewaan, kepiluan bahkan penderitaan.
Tak mengapa. Sebab, demikian hidup akan menampakkan jati dirinya. 

Di titik penyadaran tersebut, buku karya tiga orang penulis muda
berbakat ini ingin mengisahkan. Tidak dengan bahasa kamu tapi aku.
Menyentuh relung keegoisan untuk kembali jujur, Jujur bahwa kita sering
kali tak dapat membedakan tawa dan tangis. Padahal apapun bentuknya,
Tuhan telah memberi yang terbaik. Pastinya, selamat membaca, temukan
keajaiban di sekitarmu!”  



3. Dodi Prananda (Padang)

“Bagi yang kehilangan semangat, dan kehilangan motivasi dalam hidup
yang indah ini, segeralah datang ke toko buku. Ambillah sebuah buku
Let's Talk About: Friendship, Love&Marriage, Ordinary, percayalah,
semangat dan motivasi itu akan kembali lagi dengan sendirinya. Bahkan
anda akan temukan sesuatu yang luar biasa dan tak bisa dijelaskan
dengan kata-kata, ya inspirasi yang akan memacu diri”



4. Gita Aryana (Tangerang)

"Sebuah kisah manis, puitis dan romantis yang dapat dinikmati oleh
siapa saja. Ringan tapi tidak ringan. Berisi tapi tidak memberatkan.
Sebuah kisah yang akan terus membuat kita sadar bahwa tidak cukup hanya
dengan berpangku tangan dan pasrah kepadaNya. Usaha untuk menjadi
pribadi yang lebih baik harus tetap dilakukan!" 



5. Fatmah A Gobel (Makassar)

"Hubungan suami-istri tidak sekedar hubungan biologis, melainkan dapat
diterjemahkan sebagai hubungan psikologis. Hubungan psikologis
tercermin dalam persahabatan antara suami dengan istri yang dapat
melanggengkan mahligai perkawinan hingga usia lanjut. Nilai-nilai
hubungan psikologis persahabatan suami-istri adalah salah satu isu
utama perbincangan dalam buku "Let's Talk About: Friendship,
Love7Marriage, Ordinary Miracles","



Selamat kepada para pemenang. Para pemenang akan dihubungi oleh penerbit 
melalui e-mail untuk konfirmasi hadiah.

 

Terima kasih atas partisipasi seluruh peserta dalam lomba endorsement
buku "Let's Talk About Friendship, Love&Marriage, Ordinary
Miracles".

Wassalam wr wb



-Catur&Retno-

Halaman Moeka (HM) Publishing

http://letstalkabout.co.cc

        New Email addresses available on Yahoo!  

Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail.

Hurry before someone else does!


      New Email names for you! 
Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail. 
Hurry before someone else does!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke