From: Panusuk NST <panusuk...@yahoo. com>
Subject: [mediacare] Iklan Pilpres Satu Putaran
To: mediac...@yahoogrou ps.com
Date: Wednesday, June 24, 2009, 5:06 PM
Munculnya Denny JA dengan kampanye Gerakan Pilpres Satu Putaran, sebaiknya
dilihat sebagai upaya Denny untuk menjaga reputasinya sebagai konsultan politik
yang tidak laku atau tidak dipakai ketiga kandidat kali ini. Sebagai lembaga
survei dan konsultan yang mengklaim pertama dan terakurat, Lingkaran Survei
Indonesia (LSI) gagal total ketika menjadi konsultan Hanura, lalu PDIP pada
pemilu kali ini.
LSI menelikung Hanura karena dapat job gede sebagai konsultan PDIP, berpaling.
Pada PDIP, LSI menyodorkan angka 31 % untuk pemilu legislatif dan hasilnya
jeblok: 14% (ini hasil survei terjelek--selisihny a jauh banget). Tentu PDIP
berang dengan hitung-hitungan angin surga yang disodorkan LSI. Sementara SBY
telah menggandeng Lembaga Survei Indonesia (LSI) via Foxindonesia. Dan dua LSI
ini bagai air dan minyak, mustahil satu kandang.
Ketika Hanura/Wiranto sudah kapok pada Denny begitu pula PDIP, dan SBY nyaman
membeli Lembaga Survei Indonesia, hal ini alamat buruk bagai Denny dan
Lingkaran surveynya, mosok nggak dapat order untuk pentas politik terbesar kali
ini? Maka muncul gerakan-gerakan Denny supaya diajak atau digandeng
capres--sekali lagi ini masalah reputasi, dan segala cara akan ditempuh supaya
terlihat tetap dipakai capres, meski sebetulnya kali ini Denny JA nggak dapat
order--ini intinya.
Panusuk
[Non-text portions of this message have been removed]