Lucu juga kalau ada yang bilang lawan Neolib adalah Komunis.
Kalau menentang Neolib, berarti dia komunis.
Ini adalah pernyataan orang yang picik.
Secara sadar/tidak sadar yang menyebarkan ini mengaku bahwa dia dan kelompoknya 
adalah Neolib.

Neolib itu adalah sistem Ekonomi dengan agenda Privatisasi dengan menjual 
seluruh BUMN (makanya BUMN kita satu persatu dijual), Pencabutan Subsidi barang 
(karenanya harga BBM naik mengikuti harga dunia), Pasar Bebas, dll.

Tak heran jika sekarang kekayaan alam kita dikuasai swasta asing begitu juga 
retail, dsb sehingga kehidupan ekonomi rakyat jadi tersingkir.

Rumah Sakit jadi mahal, biaya pendidikan SMU dan Perguruan Tinggi Negeri jadi 
mahal karena dalam sistem neolib semua dibisniskan.

Kalau Komunis sebaliknya, semua dikuasai dan diatur oleh negara. Rakyat sulit 
berusaha.

Tapi selain kedua sistem di atas ada 2 Sistem lainnya dan mungkin 3 Sistem 
ditambah Sistem Ekonomi Kebangsaan Jusuf Kalla.

Sistem ekonomi yang juga lawan Neolib adalah Sistem Ekonomi Rakyat sebagaimana 
pasal 33 UUD 45 di mana Kekayaan Alam Indonesia harusnya dikuasai Negara via 
BUMN sehingga hasil kekayaan alam sekitar Rp 3.000 trilyun/tahun yang saat ini 
masuk ke kantong asing justru bisa dinikmati rakyat Indonesia.

Oleh karena itulah di masa Soekarno dan Soeharto, ada berbagai BUMN yang 
mengelola kekayaan alam kita seperti Pertamina, Elnusa, Indosat, Telkom, 
Krakatau Steel, dsb. Dan Soekarno dan Soeharto itu bukan komunis.

Sayangnya kaum Neolib di Zaman Mega dan SBY saat ini mengobral satu per satu 
BUMN tersebut dan menyatakan bahwa orang yang menentangnya adalah Komunis..

Sistem Ekonomi Islam juga seperti Ekonomi Rakyat. Ditambah beberapa hal seperti 
penggunaan mata uang Dinar Emas dan Dirham Perak yang berbasis emas dan perak 
sehingga tidak mudah digoyang spekulan pasar seperti di Zimbabwe dan Indonesia 
sekarang juga tidak mengenal riba.

Berikut Sistem Ekonomi Islam yang merupakan lawan dari Neolib:

http://media-islam.or.id/2009/03/31/sistem-ekonomi-islam-yang-pro-rakyat/
Paham Ekonomi Neoliberalisme Bertentangan dengan Islam

                




    
            
            


      
      Oke .. . saya dukung himbauan pada rakyat agar pilih aja

SBY-Boediono langsung... agar pilpres harus hanya berlangsung satu

putaran. 



bener juga kata iklan2 di berbagai media massa, bahwa berdasar survey

jelas SBY-Boediono menang, maka langsung aja  semua rakyat Indonesia

harus menangkan SBY-Boediono dalam 1 putaran..



Jika tidak mau pilih SBY-Boediono, ikut Golput saja, agar pemilu CEPAT

selesai 1 putaran, dan Pak SBY bisa segera bekerja untuk LANJUTKAN

sukses yang SUDAH TERBUKTI



Calon presiden yang lain tidak usah ngotot deh... yang tau diri aja

deh... karena berdasar survey2 dan tayangan langsung pooling via sms di

TV2, maupun media massa..jelas SBY-Boediono akan menang, dengan suara

minimal 70an%..



Apalagi kata beliau2 pemuka agama, jika pilpres tidak berlangsung dalam

1 putaran, apalagi jika pak SBY-Boediono tidak memimpin Indonesia, maka

ada kemungkinan ancaman dari kelompok2 yg dipengaruhi paham komunisme

yang sekarang mereka2 itu buat isu neo-liberalisme



SEBARKAN INFO INI UNTUK KESELAMATAN RAKYAT INDONESIA



____________ ____



From: poe3.melani@ rocketmail. com



Subyek: copy paste dari group: Laksanakan Pilpres harus hanya 1 putaran: 
menangkan SBY-Boediono untuk cegah tampilnya komunisme



Untuk renungan, ini saya copy paste sebuah diskusi yang ada pada 
Situs/Blok/Group bagi mereka yang mendalami agama



____________ _________ _________ _________ __



>From Rachmat... <rhmt....@telkom. net>



Subject: Re: [Mayapada Prana] langsung pilih SBY-Boediono, utk cegah org 
bermasalah jd pemimpin



memang pak SBY didukung oleh kaum beriman...



lawan kaum beriman adalah komunis



salam 



Rachmat



BB> 08123299030



____________ _________ _________ ____



From: <wal...@yahoo. com>



Subject: Re: [Mayapada Prana] langsung pilih SBY-Boediono, utk cegah org 
bermasalah jd pemimpin



Date: Tuesday, June 16, 2009, 12:05 AM



Salam,



Orang beragama  adalah orang baik dan yang tak beragama( komunis,atheis) adalah 
orang jahat.



____________ _________ ____



Dari:  <tol...@ yahoo.com>



Topik: Re: [Mayapada Prana] langsung pilih SBY-Boediono, utk cegah org 
bermasalah jd pemimpin



Tanggal: Senin, 15 Juni, 2009, 10:57 AM



memang.. para pesaing pak SBY patut dicurigai adalah komunis, komunis cenderung 
atheis..



Megawati adalah anak Soekarno yg terlibat G30S/PKI (komunis)



____________ _________ _________ _____



From: Robert Sianturi <sianturi1972@ yahoo.co. id>



Subject: [Mayapada Prana] langsung pilih SBY-Boediono, utk cegah org bermasalah 
jd pemimpin



Date: Sunday, June 14, 2009, 12:54 PM



Untuk mencegah tampilnya orang2 yang membawa paham atheis, maupun orang2 yg 
bermasalah.. ..



Maka Pilpres cukup satu putaran 



dimana seluruh rakyat harus langsung pilih SBY-Boediono



Siapa yang pilih calon lain.. Berarti ikut habiskan uang negara... mereka tidak 
berhak menikmati pembangunan



tidak berhak hidup di Indonesia



____________ _________ _________ _________ _________ __



From: Hery W <hery...@telkom. net>



Subyek: Awas Komunisme: Media Indonesia dkk perlu diperingatkan/ diberi 
pelajaran



Saya

kira orang2 yg mengkritik kebijakan yg pro rakyat dengan memberikan

kesejahteraan pada rakyat yg dilaksanakan oleh pak SBY, seperti BLT

(Bantuan Langsung Tunai) ataupun gaji ke 13 untuk pegawai negara yang

dilaksanakan pada bulan juni 2009 ini untuk memperkuat daya tahan

masyarakat menghadapi krisis dunia, itu PERLU DIWASPADAI. Karena hanya

paham komunis saja yang tidak suka rakyat makmur. Mereka maunya rakyat

ini susah, agar ideologi mereka dapat tumbuh subur di bumi Indonesia.

Jangan2 memang mereka yg mengkritik pak SBY ini memang berpaham

komunis..



____________ _________ _________ _______



From:  Arda PW <anpw....@ yahoo.com>



Subyek: Media Indonesia dkk perlu diperingatkan/ diberi pelajaran



Saya

kira, Media Indonesia dkk (termasuk juga media massa yang lain yang

masih main2) perlu ditegur atau kalau perlu diperingatkan, karena

berita semacam ini termasuk berita yang menyakiti hati rakyat dan

mencemarkan nama baik pemerintah..



Sudah boleh terbitkan koran

dengan oplah cukup banyak, dan tidak ada hambatan dari pemerintah

seperti masa orde baru  kok masih memberitakan hal yang bisa

menyesatkan rakyat..



untuk itu pemerintah perlu memperingatkan dan kalau masih berulah kalau perlu 
izinnya dicabut...



masyarakat

diharapkan tidak membeli dan diharap kampanye serta melakukan tindakan

yang dianggap perlu, agar Koran Media Indonesia (maupun media massa

yang lain yang masih main2) tidak dapat beredar di masyarakat..



Agar Media Indonesia tau rasa bagaimana jika harus berhadapan dengan rakyat..



Salam



APW



HP: 08155021064



____________ _



Media Indonesia 10 Juni 2009



TERNYATA BLT PAKAI UANG UTANG



Pernyataan sejumlah pengamat dan LSM bahwa dana bantuan langsung tunai (BLT) 
diambilkan dari utang luar negeri ternyata benar. 

Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Anwar Nasution mengonfirmasi hal itu, 
kemarin.



Seusai menyampaikan hasil pemeriksaan BPK atas Laporan Keuangan Pemerintah 
Pusat Tahun 2008 kepada DPR, 



Pada 2008, pemerintah menggelontorkan Rp14,1 triliun untuk program

BLT selama tujuh bulan. Dana itu dibagikan kepada 19,1 juta kepala

keluarga (KK) dengan jumlah bantuan Rp100 ribu per KK setiap bulan.



Pada kampanye pemilu legislatif lalu, program BLT menjadi andalan

Partai Demokrat untuk mendulang suara. Keberhasilan BLT dianggap

sebagai sukses Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, yang juga Ketua Dewan

Pembina Demokrat, dalam menjalankan pemerintahan prorakyat.



Dalam sebuah kampanyenya Maret lalu SBY membantah bahwa BLT

dibiayai dengan dana utang. “Tidak benar BLT itu menghambur-hamburka n

uang negara.



Bukan pula dengan jual aset, bukan dengan privatisasi.



Salah kalau mengatakan BLT dari utang.” Kendati membantah BLT dari

utang, Kementerian Koordinator Bidang Kesra mengakui bahwa Program

Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri dibiayai dari utang

Bank Dunia. Padahal, BLT termasuk kelompok (cluster) pertama PNPM.



Menurut Anwar Nasution, karena krisis ekonomi global. “Akan semakin banyak orang

yang beradadi bawah garis kemiskinan. Ini akan menambah beban BLT,

padahal BLT pun dengan utang.” Masalahnya, strategi utang pun berubah

menjadi sangat memberatkan. Pada saat Orde Baru, utang luar negeri

dilakukan dengan meminjam secara langsung dari kreditur, seperti CGI

dan IMF, dengan persyaratan lunak dan bunga hanya 4%-6%. Kini, strategi

utang berubah menjadi melalui pasar dengan menerbitkan surat utang

negara yang bunganya mencapai 12%-13%.



Dengan banyaknya program dan dana penanggulangan kemiskinan,

lanjut Wahyu, seharusnya angka kemiskinan bisa turun antara 5%-6%.

“Faktanya, kemiskinan hanya turun sekitar 1%. Padahal, beban utang kita

hingga 2014 makin berat karena banyak utang jatuh tempo. Ini akan

mengancam target pembangunan milenium pada 2015.” (X-10)

tup...@mediaindones ia.com 



Mulai chatting dengan teman di Yahoo! Pingbox baru sekarang!! Membuat tempat 
chat pribadi di blog Anda sekarang sangatlah mudah. http://id.messenger 
.yahoo.com/ pingbox/



[Non-text portions of this message have been removed]




 

      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      Nikmati chatting lebih sering di blog dan situs web. Gunakan Wizard 
Pembuat Pingbox Online. http://id.messenger.yahoo.com/pingbox/

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke