Jumat, 26/06/2009 07:42 WIB
Warta No.1
Permadi: SBY Sengaja Mau Obrak-abrik KPK
Adv - detikNews

Jakarta - Pernyataan SBY yang menyebut bahwa KPK sudah menjadi lembaga super 
body, serta  perintahnya kepada BPKP untuk mengaudit KPK, tak lepas dari 
skenarionya untuk mengobrak-abrik KPK. Selain dilatari dendam lantaran besannya 
Aulia Pohan dijebloskan ke penjara oleh KPK, SBY sudah mulai cemas; bisnis 
keluarganya maupun sepak terjang orang-orang Partai Demokrat akan dipersoalkan.

"Pernyataan- pernyataan SBY selama ini yang memuji langkah KPK dalam 
memberantas korupsi itu hanya manuver politik semata dan sekadar untuk 
pencitraan. Padahal sebenarnya ia sakit hati, karena besannya dijebloskan ke 
penjara oleh KPK," kata Permadi saat dihubungi via telepon, Kamis (25/6).

Selain itu, lanjut mantan anggota DPR dari PDI Perjuangan itu, SBY sendiri 
sekarang sudah mulai cemas dengan manuver KPK yang mulai melirik bisnis 
keluarganya. Juga, KPK saat ini sudah mulai "menembak" orang Partai Demokrat, 
dengan menyeret salah satu tokoh penting Partai Demokrat, yakni  Jhony Allen 
dalam kasus pembangunan sarana pelabuhan di wilayah Indonesia Timur.

"Jika itu tidak dihentikan, bisa-bisa KPK akan terus saja melakukan manuvernya 
untuk mengusut korupsi orang-orang Demokrat," tandas paranormal yang selalu 
berpakaian hitam-hitam tersebut.

Lebih lanjut Permadi mengatakan, sejatinya isyarat bahwa SBY tidak serius 
memberantas korupsi tersirat dari lambannya pemerintah mengeluarkan Perpu 
Pengadilan Tipikor , karena proses pembuatan UU Pengadilan Tipikor di DPR 
hingga saat ini masih belum jelas bentuknya. Sementara DPR sendiri sudah akan 
berakhir masa tugasnya September mendatang.
(adv/adv)


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke