Siaran Pers
POLLING SMS UNTUK MEGA-PRABOWO DIBLOKIR
Polling sms untuk Capres-Cawapres yang diselenggarakan oleh TV One dengan
shortcode 3030 dan Metro TV dengan shortcode 6876, yang hasilnya ditayangkan
selama Debat Capres dan Cawapres berlangsung dari pukul
19.00-21.00, bukanlah polling untuk mengukur popularitas apalagi elektabilitas,
karena peserta polling bisa mengirimkan sms berkali-kali dalam jumlah yang
tidak dibatasi.
Karena hasil polling ini ditayangkan saat debat Capres-Cawapres berlangsung,
polling ini menjadi penting bagi tim sukses untuk membuat image building atas
popularitas dan elektabilitas seorang Capres-Cawapres. Karena itu, meski
polling ini tidak valid untuk menggambarkan popularitas dan elektabilitas suatu
pasangan, kami dengan terpaksa mengikuti “permainan” ini karena protes untuk
meniadakan polling tersebut selama ini tidak diindahkan oleh penyelenggara.
Namun demikian, keikutsertaan kami terganggu dengan adanya blocking sms yang
dikirim kepada Megawati pada polling tanggal 25 Juni 2009, dari nomor-nomor
yang kami gunakan untuk mengikuti polling tersebut. SMS yang kami kirim
berulang-ulang ke Metro TV (6876) dianggap sebagai spam, terbukti dengan adanya
sms dari seseorang dengan pesan:
“Tolong jgn jd spamers. –metrotv”
Kiriman kami yang dianggap sebagai spam tentu saja tidak bisa dibenarkan karena
kami mengirim sms sesuai aturan main dan petunjuk yang ada, yaitu mengirim sms
dengan isi “CAPRES 1” dan sms tersebut boleh dikirim berkali-kali tanpa ada
batasan maksimal pengiriman.
Sementara itu, kiriman kami ke TV One mendapat balasan “Service temporarily
unavailable” padahal pulsa yang ada pada kartu kami cukup untuk membayar tarip
yang ditetapkan, sms yang kami kirim sesuai dengan petunjuk, dan sms dikirim
pada jam yang telah ditentukan.
Dengan adanya kasus ini, kami mensinyalir, ada upaya sistematis untuk membuat
hasil polling ini sesuai dengan tema kampanye seorang capres yang mengusung
“Pilpres Satu Putaran Saja.” Pasangan capres lain sepertinya tidak boleh
mengirim sms lebih banyak dari pasangan tersebut dan agar pasangan tersebut
selalu di atas 50%.
Untuk itu, kami meminta kepada pihak TV One dan Metro TV untuk menghentikan
polling sms tersebut karena program itu cenderung hanya menguntungkan satu
pasangan calon saja.
Tim Advokasi kami sedang mempertimbangkan untuk melaporkan kasus ini ke pihak
Kepolisian karena sebagai konsumen kami telah dirugikan oleh penyelenggara
polling sms dengan short code 3030 dan 6876. Kami juga
diberlakukan tidak adil sebagai peserta pemilu. Setidaknya ada beberapa
kemungkinan pelanggaran, seperti pelanggaran UU Perlindungan Konsumen dan UU
Pemilu.
SEKALI LAGI
IKLAN MEGA-PRABOWO DICEKAL STASIUN TV
Mega-Prabowo kembali mengalami perlakuan tidak adil. Iklan terbaru Mega-Prabowo
berjudul “Indonesia Dijual” kembali ditolak penayangannya oleh Trans, TV7, TV
One, dan RCTI pada tanggal 25 Juni 2009. Padahal, iklan ini
sudah lolos dari lembaga sensor.
Ini perlakuan yang sangat tidak adil dari lembaga penyiaran publik terhadap
pasangan Mega-Prabowo. Kami memandang, tindakan itu secara tidak langsung
menjadi tindakan pemihakan terhadap salah satu pasangancapres- cawapres
tertentu, dan sebaagi usaha untuk menghadang popularitas Mega-Prabowo di depan
rakyat.
Jakarta, 26 Juni 2009
Amran Nasution
Direktur
[Non-text portions of this message have been removed]