http://cetak.bangkapos.com/metronews/read/22831.html


HUT ke 63 Bhayangkara 

Melompat Saat Hendak Disunat


edisi: 25/Jun/2009 wib




TERIAKAN dari beberapa anak mewarnai khitanan massal memperingati HUT ke 63 
Bhayangkara di Gedung Tri Brata Polda Kepulauan Babel, Rabu (24/6) siang. 
Bahkan karena takut, ada anak yang mencoba menghindar saat gilirannya tiba. 

Anak berusia sekitar 7-9 tahun itu melompat dari tempat tidur yang sudah 
disiapkan, lalu kabur hingga ke luar ruangan Gedung Tri Brata. Padahal saat itu 
dokter dibantu tim medis Bidang Dokkes Polda Kepulauan Babel bersiap-siap 
memotong kulup kemaluan si bocah.

"Aduh...sakit, ku ngak sunat," ucap seorang bocah sambil menjauhi tim medis.

Suasana khitanan massal pun sempat riuh. Orangtua si bocah sibuk mengejar 
putranya yang masih duduk di bangku sekolah dasar itu. ke luar ruangan Gedung 
Tri Brata. Bahkan ada anak yang sukar dibujuk sehingga orangtua terpaksa 
membatalkan sunatan anaknya.

Khitanan massal dalam rangkaian kegiatan HUT Bhayangkara ini diikuti sekitar 89 
orang anak dari Pangkalpinang dan sekitarnya, seperti Desa Batu Belubang 
Kecamatan pangkalanbaru, Bangka Tengah, dan Desa Kace Kecamatan Mendobarat, 
Kabupaten Bangka. 

Anak-anak yang sudah dikhitan diberikan bingkisan berupa kain sarung dan kopiah 
serta uang. Kegiatan khitanan dibuka Kapolda Kepulauan Babel Brigjen Anton 
Setiadi yang diawali dengan pemotongan nasi tumpeng.

Ditemui Bangka Pos Group, Kapolda melalui Kabid Dokkes AKBP dr Mas'udi Sp S 
menjelaskan selain khitanan massal, Polda juga melaksanakan berbagai kegiatan 
HUT Bhayangkara. Di antaranya, donor darah. Sebanyak 115 kantong darah yang 
terkumpul, langsung dibawa ke UTD PMI Kota Pangkalpinang untuk memenuhi 
kebutuhan pasien. 

Sementara untuk kegiatan pengobatan gratis menargetkan sekitar 300 pasien.
"Kita juga akan melaksanakan kegiatan bhakti sosial berupa pengobatan gratis 
kepada masyarakat di Pangkalarang Kecamatan Pangkalbalam Pangkalpinang," ungkap 
Mas'udi. 

Amran (53) warga Desa Kace, mengucapkan terima kasih kepada kepolisian dalam 
hal ini Polda Kepulauan Babel yang menyelenggarakan khitanan massal. "Apalagi 
kegiatan khitanan ini dilakukan pada saat menjelang liburan sekolah. Jadi pas 
waktunya," ucap Amran. (rya)  

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke