http://www.cenderawasihpos.com/detail.php?id=29459

30 Juni 2009 04:53:27



Pesawat Avia Star Hilang Kontak



Saat Terbang dari Yahukimo Menuju Wamena 
JAYAWIJAYA - Pesawat Twin Otter PK-BRO DHC 6 milik PT Avia Star yang berangkat 
dari Bandar Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua sekitar pukul 15.30 WIT menuju 
Bandara Wamena, Kabupaten Jayawijaya dilaporkan telah hilang kontak dengan 
menara pemandu Bandara Wamena, Senin (29/6) sekitar pukul 16.01 WIT, yang 
diperkirakan lima menit sebelum mendarat di Bandara Wamena. 


Pesawat yang berangkat dari Bandara Dekai sekitar pukul 15.30 WIT tersebut 
tidak membawa penumpang namun hanya membawa cargo (barang campuran) ditambah 1 
orang pilot atas nama Capten Frans Novel, Copil Dedi Sudrajat dan Mekanik Ahmad 
Chaeroni. Tentang pesawat Avia Star yang kehilangan kontak itu, dibenarkan oleh 
Plh Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Papua, AKBP Nurhabri. "Pesawat Avia 
Star sempat kontak dengan petugas pemandu di Bandara Wamena pada pukul 15.54 
sampai pukul 16.00 WIT, lalu tiba-tiba kehilangan kontak," ujar Nurhabri. 


Diperkirakan pesawat seharusnya tiba di Bandara Wamena sekitar 30 menit setelah 
berangkat dari Bandara Dekai pada pukul 15.30 WIT, namun hingga sekitar pukul 
16.01 WIT, kemudian sampai dengan pukul 16.45 WIT hilang kontak bahkan tidak 
ada kejelasan tentang keberadaan pesawat tersebut. 
Para cru Avia Star Wamena dan masyarakat sempat memadati Bandara Wamena untuk 
mengetahui informasi bahkan pencarian sempat dilakukan oleh Hellimission 
sekitar pukul 17.00 WIT hingga 17.35 WIT namun belum ada tanda-tanda dari 
pesawat Avia Star tersebut.


Sampai berita ini ditulis, tidak jelas apakah pesawat tersebut jatuh atau 
mendarat darurat di lain tempat. Apalagi siang hingga sore kemarin cuaca sangat 
tidak mendukung yaitu berkabut dan gerimis untuk dilakukan pencarian sehingga 
sesuai rencana besok (hari ini-red) akan dilakukan pencarian. 
Pesawat tersebut diperkirakan kehilangan kontak di sekitar wilayah Kampung 
Tangma dan Kurima, Kabupaten Yahukimo, Papua. Menurut informasi yang dihimpun 
Cenderawasih Pos di lapangan, belum bisa dipastikan apakah pesawat tersebut 
mengalami kecelakaan (jatuh) sebab ada kemungkinan pesawat mendarat darurat di 
lapangan terbang (Lapter) karena memang cuaca sangat buruk sehingga bisa jadi 
pilot mendarat darurat diberbagai lapter yang berada di sekitar rute pesawat.


"Kita belum bisa pastikan apakah memang pesawat tersebut mengalami kecelakaan 
(jatuh) karena bisa saja karena cuaca buruk kemudian pesawat mendarat darurat 
di lapter yang berada di lintasan rute pesawat. Untuk itu, besok kami baru 
lakukan pencarian,"ungkap salah seorang yang namanya enggan di korankan. Pihak 
Hellimission yang sempat melakukan pencarian dengan helikopter saat 
dikonfimasi, enggan berkomentar banyak namun sempat terdengar bahwa tidak ada 
tanda-tanda keberadaan pesawat tersebut. (nal) 



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke