Refleksi : Bukan asap tetapi awan gelap pembawa berkat turun ke bumi ibu 
pertiwi. Silahkan cukur dan  bakar hutan pasti berkatnya berlimpah-limpah baik 
sekarang maupun di masa depan.

http://www.antaranews.com/view/?i=1246721505&c=NAS&s=KES

Kabut Asap Mulai Selimuti Wilayah Kalsel
Sabtu, 4 Juli 2009 22:31 WIB | 
Banjarmasin (ANTARA News) - Kabut asap yang sering terjadi setiap musim 
kemarau, kini mulai menyelimuti beberapa kawasan di wilayah Provinsi Kalimantan 
Selatan (Kalsel) yang terdiri 13 kabupaten/kota itu.

Pantauan dilapangan, Sabtu, kabut asap terjadi seperti di Jalan A. Yani sekitar 
kilometer 16 - 18 Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar dan wilayah Kecamatan 
Landasan Ulin, Kota Banjarbaru.

Kabut asap yang agak tebal atau dengan jarak pandang maksimal hanya sekitar 500 
meter itu di Jalan A.Yani kilometer 17 atau sekitar tugu monumen Tentara ALRI 
Divisi IV Pertahanan Kalimantan.

Tebaran kabut asap tersebut cukup terasa antara pukul 05:00 sampai 06:30 Wita, 
sehingga mereka yang bepergian dan melalui kawasan itu harus ekstra hati-hati 
mengemudi kendaraan bermotor guna menghindari kecelakaan lalu lintas.

Menurut informasi, kabut asap bukan cuma di kawasan Jalan A. Yani Kabupaten 
Banjar dan Kota Banjarbaru, tapi juga pada sejumlah jalur lain di Kalsel 
seperti arah timur menuju Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) dan Kotabaru serta ke 
arah barat, Kabupaten Barito Kuala (Batola).

Sebagaimana diungkapkan Unah, warga Kotabaru, kabut asap yang terjadi dan 
menyelimuti beberapa kawasan sepanjang jalan dari Banjarmasin - Pelaihari, 
Kabupaten Tanah Laut (Tala) - Batulicin Tanbu - Kotabaru, tidak cuma pada subuh 
menjelang pagi, tapi juga sore hari menjelang malam.

Namun kabut asap tersebut belum mengganggu arus lalu lintas kendaraan bermotor 
dari/ke arah timur Kalsel. Kabut asap itu pada umumnya terjadi bukan dikawasan 
permukiman penduduk, tapi daerah padang yang masih banyak semak belukar. 

Sebagai contoh di wilayah Kecamatan Kintap, Tala dan Kecamatan Satui Tanbu 
terdapat beberapa kawasan yang diselimuti kabut asap pada waktu subuh menjelang 
pagi serta sore menjelang malam, demikian Unah.

Sementara Samad, warga Batola, mengungkapkan, kabut asap juga terjadi pada 
subuh menjelang pagi, seperti beberapa kawasan di wilayah Kecamatan Mandastana 
serta Kecamatan Alalak Berangas.

"Tapi kabut asap yang terjadi saat ini di wilayah daerah pasang surut Batola 
juga belum sampai mengganggu arus lalu lintas, baik angkutan darat maupun 
sungai yang masih banyak digunakan warga masyarakat setempat," ungkapnya.(*)

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke