http://www.tni.mil.id/news.php?q=dtl&id=113012006123585

PERWIRA TNI PUKAU PERWIRA TINGGI MILITER BANGLADESH PADA AJANG BUDAYA

16 Jul 2009

PUSPEN TNI (16/7),- Dua orang perwira menengah TNI tampil memukau perwira 
tinggi militer Bangladesh dan perwira militer mancanegara yang sedang mengikuti 
pendidikan sekolah staf dan komando (Sesko) di negara itu, pada ajang budaya 
Indonesian Armadesh (Indonesia Negaraku), akhir bulan lalu.

Kedua perwira menengah itu, Mayor Marinir Sandy M. Latief (TNI AL) dan Mayor 
Teknik Sapta Jengkar Pamuji (TNI AU) tampil atas partisipasi KBRI Dhaka dalam 
ajang budaya yang digelar Defense Service Command and Staff College (DSCSC).

Ketika mempromosikan budaya, pariwisata dan kuliner nusantara, Komandan Staff 
College Mayor Jenderal Ashab Uddin, NDC, PSC berulang-ulang menyampaikan 
apresiasi dan rasa kagumnya atas penampilan kedua perwira asal Indonesia itu.

”Amazing, this is the best Armadesh event I’ve ever seen, excellent”.  
Mengagumkan, ini adalah Armadesh yang terbaik yang pernah saya saksikan, baik 
sekali, kata Mayjen Ashab Uddin.

Selain Komandan Staff College DSCSC, Deputi Komandan Staff College, Brigjen 
D.M. Rahman para dosen instruktur dan staf direksi  juga menyatakan kekaguman 
serupa.

Ajang ini dihadiri ratusan pengunjung. Tercatat sekitar 350 hadirin memenuhi 
lokasi. Mereka terdiri dari perwira tinggi dan menengah Bangladesh, termasuk 
perwira menengah asing dari 17 negara yang mengikuti pendidikan Sesko 
komparatif, beserta isteri.

Indonesian Armadesh pada ajang itu menampilkan sisi kekayaan, keaslian dan 
keunikan yang dikatakan mengubah pandangan dan pengetahuan mereka tentang 
Indonesia yang selama ini tidak terbayangkan.

Antusiasme hadirin tidak dapat dibendung ketika mereka dipersilakan memasuki 
galeri promosi. Galeri ketika itu menampilkan seni budaya, obyek wisata, 
kemajuan politik, ekonomi, sosial dan pertahanan.

Kegiatan dimulai dengan penampilan aneka ragam pakaian daerah, pengenalan musik 
angklung dan pemukulan gong oleh Duta Besar RI Zet Mirzal Zainuddin.

Zet Mirzal Zainuddin adalah Duta Besar RI di Bangladesh dan Nepal, yang 
berkedudukan di Dhaka.

Saat memperhatikan galeri, hadirin menikmati suguhan buffet hidangan khas 
Indonesia. Di antaranya sate lontong, ketupat sayur, gulai ayam, rendang, 
dendeng balado, semur ayam.

Selain itu ada juga nasi goreng, aneka bubur, jajanan pasar, bihun goreng, 
cendol, es teler dan kolak. Semua hidangan itu disiapkan Darma Wanita Persatuan 
(DWP) KBRI Dhaka.

Sekadar diketahui, kalangan Angkatan Bersenjata Bangladesh khususnya perwira 
tinggi dan menengah merupakan kelompok elit atau well estabilished dalam 
lingkungan sosial kemasyarakatan di negara itu.

 Biasanya, mereka berwisata ke luar negeri bersama keluarganya untuk mengisi 
hari libur. Selama ini tujuan wisata mereka di Asia Tenggara adalah Malaysia, 
Singapura dan Thailand.

Diharapkan, Indonesian Armadesh telah memberikan gambaran positif dan mendorong 
minat mereka untuk berwisata ke Indonesia. 


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke