Saya sambut baik kenaikan Anggaran Pertahanan. Anggaran Pertahanan merupakan 
bentuk investasi teritorial.


http://www.dephan.go.id/modules.php?name=News&file=article&sid=8870

MENHAN: KENAIKAN ANGGARAN UNTUK PEMELIHARAAN ALUTSISTA

Jakarta - Menteri Pertahanan (Menhan) Juwono Sudarsono mengatakan, kenaikan 
anggaran 20 persen pada APBN 2010 akan difokuskan pada perawatan dan 
pemeliharaan alat utama sistem senjata (alutsista).

"Kami masih akan fokuskan untuk perawatan pesawat angkut seperti C-130 Hercules 
karena memiliki peran strategis yang banyak digunakan untuk operasi militer dan 
nonmiliter seperti misi kemanusiaan baik di dalam maupun di luar negeri," 
katanya di Jakarta, Kamis.

Ia mengatakan, selain perawatan pesawat angkut kenaikan anggaran akan digunakan 
pula bagi perawatan kapal perang TNI Angkatan Laut dan sejumlah kendaraan 
tempur TNI Angkatan Darat (AD).

Juwono menegaskan, untuk pengadaan alat utama sistem senjata baru berteknologi 
tinggi dan mahal seperti kapal selam belum akan dilakukan dalam waktu dekat 
mengingat pemerintah pada APBN 2010 masih memprioritaskan pemulihan ekonomi dan 
kesejahteraan sosial.

Ia mengakui, kenaikan 20 persen anggaran pertahanan masih kurang memadai dan 
belum mencapai nilai minimum untuk kekuatan pokok minimum (minimum essential 
force).

Sebelumnya TNI memfokuskan kenaikan anggaran pertahanan sebesar 20 persen pada 
APBN 2010, untuk pengadaan sejumlah alat utama sistem senjata baru menggantikan 
alat utama sistem senjata yang telah lama dikandangkan seperti pesawat OV-10 
Bronco dan Hawk MK-53 TNI Angkatan Udara (AU).

"Tentu itu akan diadakan bertahap, tidak langsung masing-masing satu skadron. 
Kenaikannya kan juga harus diprioritaskan juga untuk pemeliharaan dan perawatan 
alat utama sistem senjata yang masih digunakan," kata Juru Bicara TNI Marsekal 
Muda TNI Sagom Tamboen.

Selain itu, TNI akan mengajukan kembali sisa pengadaan helikopter Mi-17 bagi 
TNI Angkatan Darat (AD) dan kapal selam yang masih tertunda pengadaannya bagi 
TNI Angkatan Laut (AL).

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengemukakan, dalam rancangan APBN 2010, 
pemerintah mengusulkan kepada DPR untuk menaikkan anggaran pertahanan lebih 
dari 20 persen dari Rp33,6 triliun pada 2009 menjadi Rp40,6 triliun.

"Secara sistematik, tahun demi tahun, kita menuju angka yang dibutuhkan untuk 
mencapai kekuatan minimum yang diperlukan, antara Rp 100-120 triliun," ujar 
Presiden.


Sumber : Antara


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke