http://www.dephan.go.id/modules.php?name=News&file=article&sid=8869

TNI SIAPKAN PASUKAN TAMBAHAN KE LEBANON

Jakarta - TNI kini tengah menyiapkan dua kompi pasukan tambahan untuk bergabung 
dalam Pasukan Pemelihara Perdamaian PBB di Lebanon Selatan (UNIFIL).

Dua kompi itu pasukan itu terdiri atas satu kompi mekanis TNI (Kontingen 
Garuda/Konga XIII-C1/UNIFIL) dan satuan tugas kesehatan TNI (Konga 
XXIX-A/UNIFIL), kata Asisten Operasi Panglima TNI Mayjen TNI Supiadin di 
Jakarta, Rabu.

Dua kompi pasukan tambahan itu, katanya, kini memulai latihan pra tugas selama 
satu bulan mulai tanggal 15 Juli sampai 13 Agustus 2009 di Pusdikif Cipatat 
Bandung, diikuti 210 orang terdiri atas 50 penyelenggara latihan (pelatih dan 
pembina) dan 160 pelaku (anggota Satgas Kompi Mekanis 150 dan 10 anggota Satgas 
Kesehatan).

Mayjen TNI Supiadin selaku Supervisi Penyiapan Satgas mengatakan, dalam masa 
pra tugas, beberapa materi latihan yang diberikan sesuai standar PBB ditambah 
beberapa materi lain yang dianggap relevan guna mendukung kelancaran 
pelaksanaan tugas di daerah operasi.

Materi-materi tersebut antara lain materi pengantar berupa pembekalan dari para 
pejabat baik pejabat di lingkungan Mabes TNI maupun pejabat dari beberapa 
departemen terkait.

Sedangkan materi umum berupa Standardized Generic Training Modules (SGTM), 
materi utama berupa Standardized Training Modules (STM) dan materi pendukung 
lainnya, kata Supiadin.

Pengiriman pasukan tambahan tersebut berdasarkan surat Penasehat Militer 
Perwakilan Tetap Republik Indonesia New York nomor RR-0112/PTRI-NEWYORK/II/09 
tanggal 13 Februari 2009 tentang permintaan resmi PBB untuk penambahan kompi 
baru di UNIFIL.

Hingga kini, prajurit TNI yang bertugas di Lebanon mencapai hampir 1.500 
personel terdiri dari Satgas Yon Mekanis Konga XXIII-C, Satgas POM TNI Konga 
XXV-A, Satgas FHQSU TNI Konga XXVI-A, Satgas Maritime Task Force Konga 
XXVIII-A, Satgas Kompi Mekanis TNI Konga XXIII-C1 dan Satgas Kesehatan TNI 
Konga XXIX-A.


Sumber : Antara



      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke