From: Geis Chalifah <[email protected]> Date: Tuesday, July 21, 2009, 1:11 PM
Menjelang munas Golkar beberapa dewan pengurus daerah (DPD) mulai menyuarakan aspirasinya dengan menyebut calon pengganti M Jusuf Kalla. Santer terdengar melaui media bahwa Aburizal Bakri disebut sebut sebagai calon kuat untuk mengambil alih kepemimpinan di Golkar. Kalau itu yang terjadi maka bukan saja Golkar akan menjadi partai 2.5% seperti dikatakan fungsionaris Partai Demokrat ada kemungkinan Golkar hanya menjadi partai 0,.....%. Kepemimpinan sebuah partai bukan hanya kemampuan memanage tapi juga seorang ketua umum partai menjadi simbol dari partai itu sendiri. Citra Aburizal Bakri yang tergerus oleh kasus Lapindo tentunya sangat sulit mengangkat perolehan suara Golkar dimasa datang. Menjadi sangat aneh bila partai yang telah puluhan tahun malang melintang dalam kancah politik, para pengurusnya tak memahami persoalan ini. Kemampuan finansial Aburizal Bakri memang memenuhi persyaratan akan tetapi kemampuan finansial yang tidak diimbangi oleh kesan postif dari masyarakat. Maka seberapa gunung pun jumlah uang yang dimiliki tak akan mampu mengangkat suara Golkar. Sudah saatnya Golkar mencari ketua Umum yang mampu membangun dan memanage partai sebaik Akbar Tanjung yang juga memiliki kesan positif di masyarakat. Ada banyak orang muda didalamnya yang memiliki energi seperti itu. Yudhi Crisnandy, Indra J Piliang, Yan Hiksas dll sangat layak dan patut untuk diberi kesempatan membangun Golkar. Yahoo! Mail Kini Lebih Cepat dan Lebih Bersih. Rasakan bedanya sekarang! http://id.mail. yahoo.com [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed]

