KEBAHAGIAAN TERAKHIR
Barusan saja nonton film "The Bucket List" yang dibintangi oleh Jack Nicholson 
dan Martin Freeman. Satu film yang sangat bagus dan cocok sekali dengan artikel 
yang sedang saya tulis. Disitu dikisahkan mengenai dua orang kakek tua yang 
sudah di vonis bahwa masa hidupnya mereka hanya tinggal enam bulan lagi. 
Sebelum malaikat maut menjemput mereka, mereka masih ingin menikmati hidup ini 
dengan mewujudkan semua impiannya 

Untuk ini mereka membuat catatan hal-hal apa saja yang masih ingin mereka 
lakukan di dalam kehidupan ini. Mungkin bagi orang awam, termasuk 
keinginan-keinginan yang liar, ngawur dan tidak wajar,  misalnya mulai dari 
terjun payung, ngebut di sirkuit, membuat tattoo maupun bertamasya keliling 
dunia. Mengingat salah satu dari mereka ini adalah seorang konglomerat yang 
diperankan oleh Jack Nicholson, maka tidaklah sulit bagi mereka untuk 
mewujudkan hal-hal tersebut diatas. Masalahnya mereka ingin mati dengan "Mata 
yang Tertutup, tetapi Hati yang Terbuka".

Pada saat mereka sedang meninjau piramida di Mesir, dikisahkan bahwa menurut 
budaya Mesir purba, orang hanya akan diperkenankan masuk Sorga apabila dapat 
menjawab dengan baik kedua pertanyaan yang akan diajukan di pintu Sorga:
- Apakah Anda telah menemukan kebahagiaan di dalam kehidupan Anda?
- Apakah Anda pernah memberikan kebahagiaan bagi orang lain di dalam kehidupan 
Anda?
Renungkanlah, karena jawabannya hanya Anda sendirilah yang mengetahuinya

Di akhir film tersebut, ternyata masih ada satu keinginan mereka yang tidak 
dapat terpenuhi ialah "Witness Something Truly Majestic" atau menyaksikan 
sendiri keagungan dari Sang Pencipta! 

Keinginan ini baru bisa terwujudkan; setelah mereka meninggal. Abu jenazahnya 
kedua orang sahabat yang menjalankan waktu-waktu terakhir semasa hidupnya; 
disimpan bersandingan di atas puncak tertinggi di pengunungan Himalaya. 

Di tempat yang hening .......
tanpa bunyi-bunyian ....
tanpa suara ....
Atau tempat dimana kita....
hanya bisa mendengarkan satu suara saja
ialah Suara Tuhan
Suara Sang Maha Pencipta
disinilah kita bisa 
Menyaksikan Keagungan dari Sang Pencipta
Witnessing Something Truly Majestic

Menurut Mang Ucup ini adalah satu film bermutu yang sangat indah dan layak 
untuk ditonton, disitu saya bisa menghayati bagaimana perasaan seseorang 
apabila ia di vonis, bahwa masa hidupnya hanya tinggal beberapa saat lagi.

Di dalam film itu juga penonton diajak agar dapat mensyukuri apa saja yang kita 
terima di dalam kehidupan ini, sehingga tidak harus bermuram durja dan tidak 
larut dalam kegeraman maupun kepedihan. Nikmatilah hidup ini dengan pikiran 
positiv dan keceriaan, tidak perlu melakukan hal-hal yang serba mewah, mulai 
dengan naik becak keliling kota saja sudah satu hal yang menyenangkan bagi mang 
Ucup. Maklum di Belanda, tempat dimana mang Ucup tinggal tidak ada Becak

Satu hal yang masih belum mang Ucup lakukan, tetapi dalam waktu dekat ini akan 
saya realisasikan juga  ialah membuat gambar Tattoo yang besar di badan saya. 
Memang lucu tapi nyata seorang kakek gaek seperti man Ucup yang usianya sudah 
lanjut, bahkan mendekati tujuh puluh tahun masih ingin di Tattoo seperti juga 
layaknya para preman maupun anak-anak ABG.

Jika Anda menemukan keinginan dalam diri Anda yang tidak dapat dipuaskan oleh 
pengalamanan apa pun juga di dalam dunia ini, penjelasan yang paling mungkin 
adalah, bahwa Anda sebenarnya diciptakan untuk dunia lain.

Mang Ucup
Email: mang.ucup<at>gmail.com
Homepage: www.mangucup.org
Facebook

Kirim email ke