UNTUNG LOE MASIH HIDUP
Walaupun mungkin masa hidup saya sekarang ini sudah di vonis tinggal 30 hari 
saja;  diberikan kesempatan untuk hidup satu hari lebih lama.

Entah ia itu atheist ataupun agamist, lebih dari 90% umat manusia di kolong 
langit ini merasa bahagia dan bersyukur, bahwa hari ini, ia masih hidup. 
Kehidupan itu adalah sesuatu yang paling berharga yang dimiliki oleh setiap 
orang, sebab tanpa adanya kehidupan semuanya akan menjadi sia-sia dan tidak 
akan mempunyai nilai lagi.

Apabila kita sudah mati, kita tidak akan dapat menikmati maupun merasakan 
apapun juga. Oleh sebab itulah hampir semua orang di dunia ini; ikhlas dan rela 
mengorbankan apa saja yang dimilikinya untuk mempertahankan kehidupannya, sebab 
apabila ia sudah mati hilanglah sudah semua miliknya. Orang mati itu tidak 
miliki apa-apa.

Bagi kaum agamaist kehidupan itu merupakan suatu anugerah atau pemberian dari 
Sang Pencipta, oleh sebab itulah kita boleh memakai dan menggunakannya sesuai 
dengan kehendak udel-udel kita. Sama seperti juga orang memberikan uang, dimana 
kita bebas untuk menggunakannya. Boleh dihabiskan dalam jangka waktu sehari 
ataupun dihambur-hambur sehingga hanya bisa bertahan untuk sejenak jangka saja 
atau dihemat.

Begitu juga dengan kehidupan, apakah anda ingin memelihara kehidupan ini dengan 
cara hidup dan pola makan yang sehat ataukah akan diobral dengan semena-mena. 
Bahkan mau bunuh diripun boleh, sebab ini sudah menjadi milik anda. Walaupun 
demikian setiap orang harus mempertanggung jawabkan kepada Sang Pemberi; 
digunakan untuk apa masa hidup anda ini?

Sedangkan bagi kaum atheist, mereka merasa datang dari tidak ada, dan pulang 
menjadi tidak ada. Maka dari itu satu-satunya yang ada dan yang terpenting bagi 
mereka ialah masa hidupnya. Jadi entah bagi kaum atheist maupun agamist 
kehidupan itu sama pentingnya.

Setiap agama di kolong langit hanya mempunyai satu tujuan ialah untuk
memperpanjang masa hidup anda, entah kehidupan duniawi anda maupun kehidupan 
surgawi. Sejak adanya manusia, mereka semua mencoba mencari rahasia untuk 
memperpanjang kehidupan.

Perlu diketahui bahwa para Kaiser China mulai dari Shi Huang Ti (259-209 SM) 
s/d Kaiser Chia Ching dari Dinasti Ming yang didirikan pada tahun 1368 Masehi 
telah memboroskan anggaran negara dalam jumlah besar sekali; khusus untuk 
mencari obat Anti Kojor dalam bahasa Londonya disebut immortality/ deathless. 
Kekekalan hidup
tidak hanya merupakan idaman bagi umat manusia saja. Dikisahkan dalam mitologi 
Hindu bahwa para dewa berperang mati-matian dgn para iblis hanya untuk 
memperebutkan belanga yang berisi air kekekalan (am ta, elixir).

Maka dari itu aneh bin lucu apabila ada orang yang ingin bunuh diri, dengan 
bunuh diri belum tentu masalahnya bisa selesai, sebab ia masih harus 
mempertanggung jawabkan kepada Sang Pemberi kehidupan. Ini masalahnya akan 
menjadi jauh lebih berat.

Satu-satunya keputusan manusia yang sudah tidak mungkin bisa di revisi lagi, 
ialah keputusan bunuh diri. Kalau sudah mati No-Way return !

Tiap orang mempunyai cara pandang hidupnya masing-masing, yang satu menilai 
kehidupan ini sebagai ujian, pelayanan sedangkan yang lain sebagai suatu anjang 
pesta-pora. Semuanya itu sah-sah saja, sebab Anda sendirilah yang menentukan 
dan menjalankan kehidupan ini, sesuai dengan pandangan dan pilihannya 
masing-masing. Tetapi apapun pilihan hidup anda, bersyukurlah untuk setiap hari 
dimana anda masih hidup. Kehidupan itu seperti air sungai yang mengalir, tidak 
ada satu detikpun yang sama dan semuanya mengalir ke muara yang sama.

Begitu juga dengan kehidupan anda. Setiap manusia yang brol dilahirkan di dunia 
ini hanya mempunyai satu tujuan ialah kematian. Begitu anda dilahirkan 
argometer Count Down waktu masa hidup Anda sudah ON berjalan terus. Terkadang 
tanpa kita sadari; kenyataannya hidup ini berjalan dengan sangat pesat sekali. 
Lihat saja wajah anda di kaca dan maupun di KTP tanggal lahir anda ! Oleh sebab 
itulah setiap hari begitu bangun tidur; mang Ucup selalu mensyukuri, karena 
masih diperkenankan untuk bisa bernafas dan menikmati mata hari terbit. Ini 
adalah anugerah !

Mang Ucup
Email: mang.ucup<at>gmail.com
Homepage: www.mangucup.org
Facebook


Kirim email ke