Kamis, 20/08/2009 17:44 WIB
SBY Kirim Salam ke Abu Bakar Ba'asyir
Luhur Hertanto - detikNews
Jakarta - Setelah sempat terlibat salah paham, DPP Majelis Dzikir SBY
Nurussalam bersilaturahmi ke Pondok Pesantren Al Mu'min, Ngruki, Solo.
Sekaligus, majelis dzikir tersebut menyampaikan salam dari Presiden SBY kepada
Ustad Abu Bakar Ba'asyir.
Pertemuan berlangsung tertutup siang hari ini, Kamis (20/8/2009). Rombongan
pihak DPP Majelis Dzikir SBY Nurussalam dipimpin ketua umum mereka, H. Haris
Thahir.
"Presiden SBY, yang juga pembina Majelis Dzikir juga mengirim salam untuk Ustad
(Baasyir)", kata Haris, dalam surat elektronik yang detikcom terima.
Di dalam surat elektronik itu dijelaskan maksud kunjungan untuk silaturahmi
terkait datangnya bulan suci Ramadan. Pertemuan berlangsung akrab dan
konstruktif serta ada kesepakatan membuka peluang dialog bila ada masalah di
masa mendatang.
"Kedua belah pihak membuka pintu dialog intensif untuk mencari titik temu dari
setiap permasalahan, jangan sampai umat Islam dipecah belah pihak-pihak
tertentu," ujar Haris.
Di dalam surat elektronik itu juga disebutkan bahwa Ustadz Ba'asyir
mengingatkan agar Pemerintah RI agar bersikap tegas kepada Israel yang
menurutnya masih menjajah bangsa Palestina. Dia mendesak Presiden SBY segera
mencabut SK pembukaan Kantor Dagang Israel di Jakarta yang dikeluarkan
Pemerintah RI pada 2001.
"Jangan justru membangun hubungan dagang atau dalam bentuk apa pun dengan
Israel. Sebab, hal itu menyakiti hati umat Islam secara khusus dan masyarakat
dunia pada umumnya," kata Direktur Pondok Pesantren Al Mukmin, Ngruki, Ustadz
Wahyudin, mengenai tanggapan Ustadz Ba'asyir atas pertemuan silahturahmi DPP
Majelis Dzikir SBY Nurussalam.
(lh/anw)
[Non-text portions of this message have been removed]