Dari Peluncuran Buku ”Membakar
Lahan Kering Perlawanan; Gerakan Mahasiswa 1990an” Tribute to Andi Munajat. Tim
penulis buku : FX Rudy Gunawan, Wilson, Yayan Sopyan, dan Nezar Patria. 

  percakapan
ini pernah terjadi di  sebuah masa yang telah lalu, hmmm barangkali
perlu dikoreksi karena bisa jadi masih tetap hidup atau akan hidup lagi

 



   Dia berdiri di depan barisan, dan lalu bertanya: “Prajurit, apa yang harus
kita pertahankan?”



Para serdadu menjawab: “Siap! Pancasila dan UUD 1945”. 



Lalu, pertanyaan berikutnya, “Siapakah musuh kalian?” 



Para serdadu menjawab kompak: “Rakyat!”. 

   

……………………… 

   

Ziarah yang kita
lakukan tentu bukan kepada satu makam, satu tempat dimana kehidupan sudah
berhenti. Pada ziarah makam, yang hidup mungkin sepenggal kenangan, atau juga
doa. Sementara yang kita ziarahi malam ini adalah satu masa, satu rentang waktu
ketika mahasiswa dari pelbagai tempat bersatu, mengamalkan teori dan praktik
revolusioner, menguji kata dan perbuatan. 

   

................................... 

   

Tampaknya,
setelah ziarah ini, angkatan 1990 dan angkatan sebelumnya harus menata kembali
garis ideologi, politik, dan organisasi, serta taktik dan strategi baru, agar
usaha memenangkan kepentingan rakyat tertindas menjadi lebih bertenaga.



Kalau tidak, maka ziarah kita pada malam ini, bukan lagi ziarah tentang satu
masa perlawanan. Kita seperti berziarah ke masa depan, ke makam politik kaum
revolusioner, yang beristirahat dengan tenang di bawah bintang-bintang.



Sementara, kata “rakyat” yang sempat bangkit pada 1998, mungkin akan kembali
hilang dari panggung kekuasaan. 

   

Dipetik dari Orasi Nezar Patria, mantan Sekjend SMID (Solidaritas
Mahasiswa Indonesia untuk Demokrasi), kini adalah wartawan media online
Vivanews.com di acara “Ziarah Gerakan Mahasiswa”, Goethe Institute,
Jakarta, 26 Agustus 2009. Dalam acara ini diluncurkan buku Membakar Lahan 
Kering Perlawanan; Gerakan
Mahasiswa 1990an”. Tim penulis buku : FX Rudy Gunawan, Wilson, Yayan Sopyan,
dan Nezar Patria. (Artikel Ziarah bersumber dari  indoprogress) 

   

Selengkapnya baca disini  

http://lenteradiatasbukit.blogspot.com/2009/08/ziarah-gerakan-mahasiswa-siapa-yang.html


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke