Nama 'Djehad' Sempat Ditolak di Jerman
Rabu, 2 September 2009 | 19:13 WIB
BERLIN, KOMPAS.com -
Pemakaian nama Djehad, dari kata Arab 'Jihad', sempat ditolak di Jerman. Namun
sebuah pengadilan tinggi di Berlin memutuskan mengijinkan penggunaan nama itu.
Pengadilan itu, Selasa (2/9), mendukung putusan dua pengadilan yang lebih
rendah yang menyetujui penggunaan nama 'Djehad', atau 'Jihad' yang berarti
perang suci. Nama itu dikenal sebagai nama anak laki-laki di negara-negara
berbahasa Arab.
Pihak berwenang di Jerman yang bertugas mendaftar kelahiran bayi telah menolak
penggunaan nama itu. Mereka beralasan, penggunaan nama itu berbahaya karena
punya asosiasi dengan kelompok teroris.
Namun pengadilan menyatakan, arti nama itu berakar pada kebutuhan untuk
menyebarluaskan ajaran Islam, meskipun belakangan ini, terutama sejak 11
September 2001, kata itu dikaitkan dengan kelompok radikal Islam.
Hukum di Jerman membatasi orang tua dalam memberi anak mereka nama yang bisa
ditafsirkan sebagai berbahaya.
New Email names for you!
Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail.
Hurry before someone else does!
[Non-text portions of this message have been removed]