Mumpung di sini ada orang Trans TV, sebuah usul untuk acara reality show Trans 
TV dari sebuah blog:

Televisi Indonesia beberapa tahun terakhir telah menjadi motor
penggerak bagi perubahan sosial, melalui acara-acara reality show-nya.
Tapi satu hal yang belum dilakukan TV di Indonesia adalah reality show
yang berhubungan dengan teknologi.
Dalam
hal teknologi ruang angkasa misalnya, acara reality show tantangan
mengirim roket bulan, seperti yang dilakukan Google Lunar X Prize
Competition, pasti akan menyedot pemirsa atau rating.

Tapi
sebelum melangkah membuat roket ke bulan, baiknya TV melangkah dari
yang kecil dulu. Misalnya sebagai contoh acara "Trans TV Space Rocket
Competition" target pemenang adalah team yang mampu meluncurkan roket
setinggi mungkin di orbit angkasa, juara pertama jatuh bagi tim yang
bisa mengorbitkan satelit mikro.

Tim yang bersaing adalah
berasal dari universitas, smk atau klub pencinta angkasa. Lama seleksi
mulai dari pengumuman sampai acara kompetisi bisa setahun atau beberapa
bulan, seperti halnya acara-acara pop.

TV bisa meliput proses
riset di universitas-universitas yang ditentukan, pemirsa bisa
dilibatkan dengan SMS dan pada hari H, rating TV bakan tersedot.
Apalagi misalnya setiap tim diwajibkan membuat atau mendirikan sebuah
badan hukum yang mengayomi kelompok atau tim riset mereka dan juga
mempunyai blog atau situs mengenai tim mereka, dan pihak TV bisa
membuat penilaian dari interaksi blog tim dengan visitornya.

Acara ini bakal heboh. Tapi tampaknya akan lebih baik bila pihak TV bekerja 
sama dengan Lapan, sehinga penilain lebih objektif.

Apabila
tantangan ini telah selesai dan kalau dianggap berhasil, maka tantangan
berikutnya bisa dilakukan: misalnya acara "Trans TV Lunar Competition"
yakni sebuah acara reality show tantangan bagi pihak swasta atau
perusahaan swasta untuk membanguna misi ke bulan, ke mars dan lain
sebagainya.

Bila acara beginian bisa diujudkan... sebuah quantum leap bagi bangsa Indonesia.

Sumber:

http://space-tourism-indonesia.blogspot.com/2009/09/tv-bisa-pacu-semangat-mencintai.html






      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke