Saya sependapat dengan anda. Kenapa harus ditembak mati dan bukan 
ditangkap hidup2 untuk diinterogasi dan dari situ bisa nampak segala-galanya. 
Ya, mulai dari DN Aidit. Ataukah memang itu yang dikehendaki sehingga skenario 
yang digelar bisa (terpaksa) diterima begitu saja?

Memang untuk bisa menangkap hidup2 seseorang (yang diduga) terrorist tentunya 
tidak mudah. Bahaya perlawanannya tentu ada. Tapi mereka cuma beberapa orang 
dengan persediaan amunisi yang tentunya terbatas, melawan pasukan (terlatih) 
yang mengepung dalam jumlah tak terbatas (bisa shift) dan dengan persediaan 
amunisi dan peralatan yang (boleh dibilang) tak terbatas pula. 

Namun kembali kesejarah, negara kita sampai bisa dijajah tiga ratus lima puluh 
tahun, pada mulanya juga gara2 penyerangan beberapa kapal VOC belaka. 


 
ms.

________________________________
From: Harry Adinegara <[email protected]>
To: [email protected]
Cc: media care <[email protected]>; ppi india 
<[email protected]>; proletar proletar <[email protected]>; hksis 
hksis <[email protected]>
Sent: Sunday, September 20, 2009 9:24:51 PM
Subject: [ppiindia] Aku sedih Nurdin M Top mati...kenapa(?)

  
Jangan ter-buru2 memberikan pujian kepada aparat yang telah berhasil menembak 
(membunuh) Nurdin M Top.
 
Pembaca jangan ambil jalan pintas dan menuduh aku sebagai fan-nya Nurdin M Top. 
Bacalah kenapa aku ber-muram durja atas kematian Nurdin M Top.
 
Ini alasan2ku:
1. Dengan menewaskan seorang gembong teroris Nurdin M Top, maka bukanlah
    mustahil pabila atas kematian-nya ini Nurdin M Top akan jadi idola atau
    di-idolakan oleh generasi para Isfun mendatang  yang sudah di-beritakan 
    bahwa teror  tidak akan berhenti dengan matinya Nurdin M Top. Nurdin M akan 
    di kenang sebagai pahlawan Jihadis dan akan men-inspirasi "pejuang"(tero-
    ris) yang akan muncul kemudian.
2. Orang yang sudah mati tidak bisa ber-"suara" lagi. Artinya aparat negara
    tidak bisa menimba/ mengeruk keterangan lebih lanjut soal agenda teror
    yang akan datang/ yang dia rencanakan.
 
Alhasil, ini adalah suatu blunder yang dilakukan oleh aparat negara. Seharusnya
aparat negara diharapkan perlu  meng-usahakan agar Nurdin M Top di-tangkap 
hidup2, di-interogasi agar rencana- teror dikemudian hari bisa di tangkis/di 
antisipasi.
Apa mungkin ada usaha untuk melenyapkan jejak, me-lenyapkan Nurdin M Top agar 
dia tidak bisa ber-"kicau" mengumbar /mengaku siapa2 sebenarnya yang membantu 
dia hingga dia sempat kluyuran selama 8 tahunan bebas melakukan rencananya. Apa 
ada orang "dalam" yang ber-koalisi dengan Nurdin M Top, sehingga kematian-nya 
perlu di jalankan agar kicauan dan jejak2 orang2 yang membantunya terhapus?
 
Jangan2 nanti dengan kematiannya Nurdin M Top, dan jenasahnya di pulangkan ke 
Malaysia akan disambut sebagai pahlawan seperti al-Mugrahi ? Bisa2 Indonesia 
jadi kebakaran jenggot nantinya, karena sekarang ada friksi antara negara kita 
dan negara Malaysia.
 
Jadi kesedihan-ku  atas kematian Nurdin M Top , dan yang  seharusnya ditangkap 
hidup2 , hidupnya Nurdin M Top itu punya nilai praktis dan juga berfaedah untuk 
pembongkaran jaringan teroris yang masih latent di negara kita ini.
 
Harry Adinegara
 

____________ _________ _________ _________ _________ _________ _



      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke