Emang dasar orang linglung yang suka nyebar isu n provokasi. Please deh
mending bantu orang yang lagi kesusahan.

 

From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf
Of ouwehoer
Sent: 08 Oktober 2009 11:49
To: [email protected]
Subject: [ppiindia] Hentikan Pembohongan Publik & Provokasi SARA!

 

  

ALAMAK ... Nanti ada SMS tentang pemerkosaan massal, percaya pulak !

"Cinderella" Syndrome, sulit 'kali sembuhnya ya....

Nih baca ini:

Pak, berita2 tsb ga benar dan hanya ingin mengadu domba hubungan Tionghoa
dan Minang yg selama ini berjalan dgn bagus dan sangat kondusif.
Kita setiap hari berhubungan langsung dgn perkumpulan2 HBT,HTT DAN St.
Yosip. Mereka membantah isu2 tsb !

Memang ada maling2 kecil yg mencoba mengambil keuntungan di tengah2
kesusahan orang lain, tetapi jumlahnya sangat kecil dan tdk berarti.

Perlu diketahui bahwa para pemilik toko bukan hanya etnis Tionghoa saja.
Memang bantuan evakuasi pada awalnya agak terlambat karena kekurangan alat2
berat dan yang didahulukan korban2 besar spt hotel Ambacang, sekolah bahasa
dll.

Berdasarkan kesaksian sdr Michael Utama Purnama yang ikut rombongan Kasad
meninjau korban gempa pada hari Sabtu yl, justru banyak korban yg
diselamatkan dari hotel Ambacang dan sekolah bahasa yg berasal dari etnis
Tionghoa.

Mengenai bantuan makanan,minuman dan akomodasi, seperempat jam yang lalu
saya baru berbicara via telpon dgn pak Junaidi Perwata, Toako (Ketua)
HBT,organisasi Tionghoa dan terbesar di Sumbar ya menyatakan bahwa orang2
Tionghoa tidak kekurangan makan dan minum, sesuai kesepakatan dgn Pemda
korban orang Tionghoa diurus oleh mereka,spt ya terjadi di Aceh.

Demikianlah setiap terjadi bencana alam isu2 diskriminasi selalu
dihembus2kan untuk memecah belah persatuan bangsa kita dan bersifat
provokatif.

Tolong berita2 negatif tsb jangan disebar2kan. Terima kasih !

Salam, Benny G. Setiono,
Ketua Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Jakarta.





[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke