(dikutip dr milis tetangga)
Posted by: "anggara rhabenta" [email protected] anggara_belanda
Wed Oct 14, 2009 3:16 am (PDT)
bener mas...dia itu sahabat saya.
sebetulnya kami kami ini ga pernah ngareppin gaji diatas 20 juta.
yah 5-7 juta juga udah cukup banget (padahal kalau di Europe 50 juta pasti
dapat).
Tapi karena cita2 kami inilah yang mendorong untuk berkarya di tanah air
Ekspetasi kami ga tinggi yang penting bisa tinggal, makan cukup,
bisa nabung dikit-dikit dan tentunya berekreasi either ke Jakarta atau di
bandung sekali seminggu.
tapi 3 juta.....miris sekali
To: angkasareaders@ yahoogroups. com
From: mas...@telkom. net
Date: Wed, 14 Oct 2009 10:10:37 +0000
Subject: Re: [AngkasaReaders] kisah miris dari PT DI Bandung
Waduh? Harusnya gaji di atas 20jt pun nggak masalah. Apalagi u spesifikasi yg
jarang ada kayak gini.
Kita terlalu banyak birokrasi yg bertele2 dan nggak sadar akibatnya. Nggak
heran orang2 spt ini banyak ditampung oleh perusahaan luar.
Tapi, apa bener tawarannya cuma 3 juta bro?
Powered by Telkomsel BlackBerry®
From: anggara rhabenta <anggara_rhabenta@ hotmail.com>
Date: Wed, 14 Oct 2009 12:02:36 +0200
To: angkasareaders@ yahoogroups. com<angkasareaders@ yahoogroups. com>
Subject: [AngkasaReaders] kisah miris dari PT DI Bandung
Dear rekan-rekan,
saya ingin berbagi kisah tentang PT DI bandung, kebetulan teman saya baru lulus
dari University Technology of Delft dengan CV yang oke punya ( background :
aerodynamica engineer ). Kebetulan ybs memang mempunyai cita-cita untuk bekerja
di PT DI. Setelah merampungkan segala macam test maka wawancara pun dilakukan
dan berakhir sukses. Namun gajih yang ditawarkan oleh PT DI adalah berkisar
antara 2 juta sampai 3 juta untuk engineer dengan klasifikasi master.
Miris sekali yah. supir bus transjakarta aja digaji 1-2 juta. Gimana PT DI mau
maju dan merekrut para ahli2 dirgantara Indonesia yang berpencar di seluruh
dunia kalau engineer nya hanya digajih 3-5 juta.
any comments?
Salam
Anggara
[Non-text portions of this message have been removed]