Perilaku bankir yang tetap mempertahankan suku bunga kredit banknya dicurigai sebagai langkah bankir untuk mempertahankan posisi laba akhir 2009. Sebab, pendapatan bunga sangat berpengaruh besar terhadap peningkatan laba. Jadi, karena hendak laba besar dengan harapan bonus dan kenaikan gaji besar, yang dikorbankan adalah nasabah-nasabah yang membayar lancar, karena membayar suku bunga yang tinggi, kendati biaya dana sudah turun.
Yang perlu diwaspadai adalah penggajian untuk bankir asing yang relatif terlalu besar. Pernah terjadi BII, seorang bankir asing, selain mendapat gaji besar, juga menikmati beragam fasilitas, termasuk uang pengganti pengobatan anjingnya yang sakit. Gila! Klik: http://www.infobanknews.com [Non-text portions of this message have been removed]

