http://www.suarapembaruan.com/index.php?detail=News&id=11983

2009-11-21 
Golkar Mencari Capres 2014



[PALANGKA RAYA] Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar Aburizal 
Bakrie (Ical) mengatakan, Partai Golkar akan menggelar program mencari calon 
presiden (capres) dari Partai Golkar untuk tahun 2014. Calon yang diusung harus 
benar-benar populer di hati rakyat.

"Saya menjadi ketua umum Partai Golkar bukan secara otomatis bisa menjadi 
capres tahun 2014. Percuma menjadi calon kalau tidak dicintai rakyat,. Itu 
berarti akan kalah dalam perebutan dukungan pada pemilihan umum," kata Ical 
ketika membuka Musyawarah Daerah (Musda) VIII Partai Golkar Kalteng di Palangka 
Raya, Jumat (20/11).

Dikatakan, sesuai moto Golkar, suara rakyat suara Golkar, maka Golkar harus 
menjadi ujung tombak perjuangan membela kepentingan rakyat, termasuk membela 
demokrasi dan penegakan hukum. Kalau partai diartikan sebagai alat untuk 
mendapat kekuasaan, jangan sampai itu terjadi di Golkar. Golkar bukan hanya 
mencari kekuasaan, tetapi yang lebih penting menyejahterakan rakyat. 

Dalam programnya, Partai Golkar memang ingin menjadi pemenang, baik pada 
pemilihan kepala daerah (pilkada), merebut kursi gubernur, maupun wali 
kota/bupati. Namun, kemenangan Partai Golkar itu yang bisa memberi 
kesejahteraan bagi rakyat. Sebab itu, menjadi calon gubernur, wali kota, dan 
bupati harus berdasarkan survei. Sehingga tidak ada lagi calon dari Golkar yang 
tidak mendapat dukungan rakyat.

Menyinggung mengenai Musda Golkar, semua pengurus Golkar berakhir bulan 
November 2009, namun kaderisasi melalui Musda dijadwalkan harus tuntas seluruh 
Indonesia paling lambat 7 Desember 2009. Diharapkan, semua daerah bisa 
melaksanakan jadwal secara tepat. Kalteng sudah berada di urutan ke-10 
melaksanakan Musda. Sembilan daerah yang melaksanakan Musda berhasil memilih 
ketua secara demokratis.

Dikatakan, kalau tidak bisa menghasilkan pimpinan secara demokratis, silakan 
menempuh jalur pemungutan suara melalui voting, tetapi sebagai partai yang 
memosisikan diri sebagai ujung tombak demokrasi, harus menghormati segala 
keputusan yang telah diambil. Harus ditentang sifat kekerasan, bahkan anarkisme.

Ketua DPD Golkar Kalteng Abdul Razak mengatakan, dalam pemilu legislatif, 
pemilu presiden, dan pilkada, hasil yang diperoleh semua turun. Hal ini bukan 
dialami Kalteng, tetapi secara nasional. Komitmen suara rakyat suara Golkar 
menjadi moto partai berlambang pohon beringin ini akan menjadi harapan Golkar 
dapat kembali merebut hati rakyat.

Pantauan SP, Abdul Razak mempunyai peluang besar memimpin Golkar Kalteng. Hal 
itu dapat terlihat dari pemandangan umum para peserta Musda, Jumat malam. Dari 
14 DPD Golkar tingkat II dan 3 organisasi pendukung yang punya suara, di luar 
suara DPP Golkar, terdapat 12 suara secara terang-terangan dalam pemandangan 
umum meminta Abdul Razak untuk dipilih kembali dalam Musda Golkar ke VIII 
periode lima tahun ke depan. Sesuai dengan periode kepengurusan DPP Partai 
Golkar hasil Munas di Riau, ditetapkan periode kepengurusan tahun 2009 - 2015. 
[106/146


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke