Refleksi : Dua lter sangat lebih dari cukup untuk menunjukkan bahwa polisi 
sedang bertugas menjaga keamanan serta keselatanan rakyat dan juga  kelancaran 
lalu lintas ibukota. Kalau ditaruh lebih banyak dari dua  liter bensin tidak 
akan baik, sebab motor bisa dipakai oleh kawan-kawan petugas untuk berpiknik 
dengan pacar, selir, gundik, simpanan atau kekasih etc pada jam bertugas. 
Praktek demikian  melanggar disiplin dan undang-undang anti korupsi negara. 

Jatah dua liter adalah policy untuk mencegah korupsi demi nama baik Polri dan 
juga pelaksanaan politik 100 hari penghematan negara berhubung banyak uang 
sangat diperlukan untuk suntik bank Pencuri yang sedang dilanda krisis. 
Masyarakat diharapkan untuk maklum adanya, demikian keterangan jurubicara 
instansi bersangkutan. 



http://nasional.kompas.com/read/xml/2009/11/24/17320749/weleh....patroli.motor.polisi.cuma.dimodali.2.liter.per.hari


Weleh... Patroli Motor, Polisi Cuma Dimodali 2 Liter Per Hari

 
KRISTIANTO PURNOMO
IlustrasiSelasa, 24 November 2009 | 17:32 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Polri Jenderal (Pol) Bambang Hendarso Danuri 
mengatakan, saat ini kepolisian bekerja dengan anggaran yang minim. Anggaran 
tersebut sangat berpengaruh terhadap penyidikan dalam penanganan kasus di 
seluruh Indonesia.

"Jujur, anggaran penyidikan kecil. Kita mampu selesaikan 40 persen (kasus) 
sudah hebat," ucap Kepala Polri saat pertemuan dengan pimpinan dan jajaran 
redaksi harian Kompas di Kantor Kompas Gramedia, Jakarta, Selasa (24/11).

Kepala Polri menjelaskan, 75 persen dari total anggaran yang diterima digunakan 
untuk membayar gaji sekitar 465.000 personel. Sisa anggaran untuk membiayai 
biaya operasional. Kepala Polri memberi contoh minimnya biaya untuk patroli 
petugas di lapangan. Pada 2009, Polri mendapat anggaran sekitar Rp 24 triliun.

Kepala Polri mencontohkan, untuk motor patroli, dana yang disediakan hanya 
mampu membiayai dua liter BBM per hari per motor. Adapun untuk mobil patroli, 
dana hanya untuk lima liter per hari. "BBM saja untuk dipenuhi sangat sulit," 
kata Kepala Polri.

Menurut dia, minimnya anggaran itu berdampak ke petugas di lapangan. "Anak-anak 
yang tidur di lapangan, penyidik yang kejar (tersangka) di lapangan, tidak ada 
uang lembur. Cuma ada satu, suatu kebanggaan," kata dia.

Namun, dengan anggaran minim itu, Kepala Polri berusaha menghindari 
penyimpangan. Ia akan menindak tegas jajarannya yang melakukan penyimpangan 
anggaran atau melakukan korupsi. Salah satu cara menghindari penyimpangan yang 
telah dilakukan adalah menyalurkan langsung anggaran yang diterima Polri ke 
semua polres di Indonesia tanpa melewati Mabes Polri.

"Saya telah tindak tegas pati-pati (perwira tinggi) yang macam-macam. Dana 
operasi di lapangan saya perintahkan tidak boleh dipotong. Anggaran juga 
langsung ke polres tidak melalui Mabes," papar








[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke