Betul...betul...betul... 2 ltr perhari sdh lebih dari cukup boz... --- On Tue, 11/24/09, sunny <[email protected]> wrote:
From: sunny <[email protected]> Subject: [ppiindia] Weleh... Patroli Motor, Polisi Cuma Dimodali 2 Liter Per Hari To: [email protected] Date: Tuesday, November 24, 2009, 7:48 AM Refleksi : Dua lter sangat lebih dari cukup untuk menunjukkan bahwa polisi sedang bertugas menjaga keamanan serta keselatanan rakyat dan juga kelancaran lalu lintas ibukota. Kalau ditaruh lebih banyak dari dua liter bensin tidak akan baik, sebab motor bisa dipakai oleh kawan-kawan petugas untuk berpiknik dengan pacar, selir, gundik, simpanan atau kekasih etc pada jam bertugas. Praktek demikian melanggar disiplin dan undang-undang anti korupsi negara. Jatah dua liter adalah policy untuk mencegah korupsi demi nama baik Polri dan juga pelaksanaan politik 100 hari penghematan negara berhubung banyak uang sangat diperlukan untuk suntik bank Pencuri yang sedang dilanda krisis. Masyarakat diharapkan untuk maklum adanya, demikian keterangan jurubicara instansi bersangkutan. http://nasional. kompas.com/ read/xml/ 2009/11/24/ 17320749/ weleh.... patroli.motor. polisi.cuma. dimodali. 2.liter.per. hari Weleh... Patroli Motor, Polisi Cuma Dimodali 2 Liter Per Hari KRISTIANTO PURNOMO IlustrasiSelasa, 24 November 2009 | 17:32 WIB JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Polri Jenderal (Pol) Bambang Hendarso Danuri mengatakan, saat ini kepolisian bekerja dengan anggaran yang minim. Anggaran tersebut sangat berpengaruh terhadap penyidikan dalam penanganan kasus di seluruh Indonesia. "Jujur, anggaran penyidikan kecil. Kita mampu selesaikan 40 persen (kasus) sudah hebat," ucap Kepala Polri saat pertemuan dengan pimpinan dan jajaran redaksi harian Kompas di Kantor Kompas Gramedia, Jakarta, Selasa (24/11). Kepala Polri menjelaskan, 75 persen dari total anggaran yang diterima digunakan untuk membayar gaji sekitar 465.000 personel. Sisa anggaran untuk membiayai biaya operasional. Kepala Polri memberi contoh minimnya biaya untuk patroli petugas di lapangan. Pada 2009, Polri mendapat anggaran sekitar Rp 24 triliun. Kepala Polri mencontohkan, untuk motor patroli, dana yang disediakan hanya mampu membiayai dua liter BBM per hari per motor. Adapun untuk mobil patroli, dana hanya untuk lima liter per hari. "BBM saja untuk dipenuhi sangat sulit," kata Kepala Polri. Menurut dia, minimnya anggaran itu berdampak ke petugas di lapangan. "Anak-anak yang tidur di lapangan, penyidik yang kejar (tersangka) di lapangan, tidak ada uang lembur. Cuma ada satu, suatu kebanggaan," kata dia. Namun, dengan anggaran minim itu, Kepala Polri berusaha menghindari penyimpangan. Ia akan menindak tegas jajarannya yang melakukan penyimpangan anggaran atau melakukan korupsi. Salah satu cara menghindari penyimpangan yang telah dilakukan adalah menyalurkan langsung anggaran yang diterima Polri ke semua polres di Indonesia tanpa melewati Mabes Polri. "Saya telah tindak tegas pati-pati (perwira tinggi) yang macam-macam. Dana operasi di lapangan saya perintahkan tidak boleh dipotong. Anggaran juga langsung ke polres tidak melalui Mabes," papar [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed]

