24/11/2009 - 11:39
Soal Pidato Presiden SBY
PDIP: SBY Tinggal Tiup Aja
Vina Nurul Iklima
Pramono Anung
(inilah.com/Dokumen)
INILAH.COM, Jakarta - Wakil Ketua DPR RI dari PDI-P, Pramono Anung menilai
bahwa pidato Presiden SBY jauh dari harapan. Padahal, SBY sudah diberikan
kemudahan lewat lima rekomendasi dari tim 8 yang dibentuknya sendiri.
"Rekomendasi dari tim 8 itu sudah sangat jelas, bola ada di depan gawang.
Tinggal ditiup. Ini malah jadi uncertainly kata Wakil Ketau DPR Pramono Anung
di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (24/11).
Tadinya, kata Pramono, masyarakat menunggu sikap ketegasan dari presiden. Tapi
ternyata harapan itu jauh dari apa yang disampaiakan dalam pidatonya.
"Harusnya bahasa terang benderang, mudah dipahami, bukan ambivalensi, sehingga
menimbulkan keragu-raguan di publik," ujar Sekjen PDIP ini.
Pernyataan presiden itu justru menimbulkan kebingungan baru, dan menunggu
kembali. Justru membuang-buang energi.
"Dan prioritas pemerintah proker 100 hari jadi terganggu dengan termakan isu
cicak-buaya ini," ungkap dia.[ikl/ims]
Looking for the perfect gift? Give the gift of Flickr!
[Non-text portions of this message have been removed]