jang sampai ngendonsia bernasib mirip atlantis lemuria. atau mau ?
----- Forwarded Message ----
Subject: Fwd: Atlantis Recycling Ganesh (3) mencermati sisik-melik pamali
pula (& bijak)
--- In ITB_:
Reuni Atlantis, Ganesha & Aquarius (3) – menuju pencerahan GANESHA-SKANDA
MENUJU RECYCLING KE SEGARNYA AQUARIUS
Dan siapakah AQUARIUS, coba ? Dialah PANGERAN KENCANA yang disebut-sebut
Virgilus dalam karya tenarnya ECLOGUE IV,yang merupakan nubuatan terdahsyat
MiLLENNIUM ini.
. . . . . . .
Arysio Nunes dos Santos, 1997
• Legenda THRINACIA primordial dibawa oleh orang Yunani dan Romawi ke
Sicilia. Yang terhasil kekacauan tafsir tadi, disangka itu Sicilia. Di
Thrinacia itulah terjadi duel perang-tanding antara ZEUS dan TYPHON, yang dalam
VEDHA yakni perang antara INDRA dan Vritra. Juga mite Hindu diubah menjadi
yudha antara Hercules melawan raksasa Caccus, perang antara para dewa dan geng
raksasa. Sebagaimana di India, perang ini tak lain tak bukan adalah allegori
cerdas perang ATLANTIS. Tak perlu menjadi alumni ITB bila tak mampu
memahaminya, bukan ?
• Allegori dalam bharatayudha Atlantis, berkecamuknya perang antar unsur.
Atlantis remuk redam oleh API (gunung berapi) dan AIR (samudera), dan secara
universal diingat sebagai HIEROGAMI KOSMOGONIK API DAN AIR. Di India, Vritra
menyatakan unsur api, sedangkan Indra air. Di Yunani, Poseidon (atau Typhon)
adalah unsur air, sedangkan Zeus dan petir-kilat-halilintarnya adalah api
celestial. Perang ini membingkiskan akhir dunia dan mulainya DUNIA BARU. Inilah
HAKIKAT RECYCLING, daur ulang, mengendalikan Entropi bukan sekadar energi.
Perayaan tahun baru, adalah ibarat menyongsong Zaman Baru. Di NUSANTARA kiranya
: riyaya Seren taun, Gugur Gunung, Bersih Desa dll adalah itu hakikat
kecilnya. Bila itu semakin diemohi... mau jadi apa Indonesia yang terpuruk
habis ini ? Kecendekiaan dan kebijaksanaan pun diperkosa habis-habisan. Oh,
alamaaaak...! Yang muncul UNTHUL-UNTHUL di aneka lapangan.
• Bangsa Yunani, seperti juga bangsa-bangsa kuno lain, berasal dari firdaus
manca yang tak lain Atlantis itu. Plato bercerita tentang ATHENA ANTE-DILUVIAN
yang pun tenggelam kataklismik. Atlantean dipaksa emigrasi, ke India dan Mesir
dulu, baru ke daerah Mediterania kemudian. Tradisi Yunani ini didukung oleh
Hindu dalam hal Yavana (yuwana, "yunani", "ARYA") yang suatu ketika tinggal di
Yava (Java, JAWA) yang mengalami terus bertempur dengan klan DRAVIDA. Itulah
alegori API dan AIR, walau se-saudara.
• YAVANA disebut juga YONAS, yang berkaitan Ionia atau Yunani, atau Oannx
yang memberadabkan Babilon, juga bangsa Aenea dan para leluhur Pahlawan
Peradaban bangsa-bangsa lain di dunia. YONAS berasal dari kata Sanskerta YONI
atau YA-VANNA (Dravida), berarti IBU AGUNG atau RAHIM AGUNG. Sang IBU AGUNG
(Dana, Danu) adalah dewi eponim Danaan (Danavan yunani) dan TUATHA D DANAAN.
Ibu Perawan Agung adalah alegori bagi Atlantis LEMURIA dan vagina-bumi
mengalegorikan VADHAVA-MUKHA (submarine mare) yang menelikung dan telan
Atlantis Lemuria, sebagaimana BAPA AGUNG (Shiva) phalusnya dialegorikan sebagai
gunung ATLAS atau MERU.
• PLATO bicara tentang GADEIROS saudara kembar ATLAS. Gadeiros menguasai
satu dari sepuluh daerah Atlantis dan melawan saudaranya dalam perang Atlantis.
GADEIROS itulah HERCULES, yang berarti Penggembala Sapi. Hercules membawa
ternak Geryon dari tanah tenggelam ERYTHEIA (Matahari Terbit, Merah), ke Tanah
Terjanji yakni Yunani. Ternaknya ialah rakyat Yunani, dan pahlawan Yunani itu
adalah tak lain juga NAKULA dan SADEWA (Sahadeva). Dewa kembar ini tak lain
adalah Hercules dan Atlas, Castor dan Pollux, Asvhin/Aswina bersaudara, dan
banyak lagi di berbagai penjuru bumi, jagad manusia.
• Bangsa Indian di hutan-hutan Amazona Brasil (Tucanos, Desana, Barasana
dsb) mengaku berasal dari benua yang tenggelam oleh Air Bah. Firdaus itu
banyak julukannya : YVYMARANEY (Tanah Murni, tanpa iblis), EMEKHO PATOLX
(pusarnya jagad). Mereka datang naik perahu tak berbeda dari BAHTERA NUH dan
melintasi LAUTAN SUSU (Dix Alpikun Dihtalu) yang mirip pengakuan orang Hindu
itu. Orang Hindu menyebut Firdaus mereka : SHVETA-DVIPA (Tanah Murni), mirip
saudaranya yang terpental ke Amerika. Lautan Susu juga menenggelamkan Firdaus
akibat perang antara Dewa dan Jurig (setan).
• SHVETA-DVIPA (Tanah Murni) bertempat di tengah Lautan Susu (DUGDHA
SAMUDRA) sebagaimana Indian di Amerika. Susu atau krim ini memenuhi samudera
bangsa Atlantis, membuatnya sukar kalau tak mustahil dilayari, seperti
dilaporkan PLATO. Lautan susu yang diaduk, mengalegorikan benua Firdaus yang
tenggelam. Gunung MANDARA (Meru) padanan gunung Atlas. Kura-kura (KURMA,
Avatar kedua VISHNU) melukiskan bagaimana daratan bak nyungsep ke samudera
jaladri. Begitupun, VASUKI/Basuki (atau SHESHA, Raja Naga) ular bertali
melukiskan AVATAR jelmaan ularnya Atlas. Begitulah kosmogoni hancurnya Firdaus
dan dari remah-remahnya muncul Dunia Baru pengganti yang lama nan lenyap akibat
perang Dewa (Deva) melawan setan kegelapan (ASURA).
• Di seluruh dunia dari Amazon sampai Babilon, dari Gurun Pasir Mesir hingga
dataran Timur Dekat, terkisahkan benua tenggelam menjadi Neraka (hell, hades).
Itulah Dunia Orang Mati. Disana leluhur berada. Segala tradisi itu bermula dari
Eden-Atlantis di Timur Jauh sejak mulabuka Zaman. Maka SVARNA-DVIPA (nusa
kencana) Hindu, CHRYSE CHERSONESOS (semenanjung emas) Yunani, AIGEIA Poseidon,
AIAIA para Argonaut, ELDORADO para saudara Indian di Amerika, APSU/Ezuap
tradisi Babilon, VARA (benteng) Yima, Pahlawan BAH Persia, dan banyak lagi
lainnya, menunjuk pada satu realita. Bukan sekadar mite ceria, namun SEJARAH
suci sejati. Induknya adalah mite ATLANTIS, dan sumber utamanya RAMAYANA dan
MAHABHARATA Hindu.
• Menurut CEL BRAGHINE (the Shadow of Atlantis), suku Indian Venezuela yakni
PARIA tinggal di kawasan bernama Atlan. Indian Paria itu berkulit putih dan
bertradisi tanah air benua tenggelam pula. Bangsa TOLTEC, leluhur bangsa MAYA,
juga punya kisah Aztlan. Orang Nahautl, Maya, dan Aztec pun bicara tentang
pahlawan peradaban yang bernama Quetzalcoatl, Kukulkan, Gukumatz, Bochica dll.
Artinya Naga Berbulu, suatu etima melukiskan NAGA yang merupakan legenda Dunia
Tua di TIMUR JAUH.
• Kisah JERUSALEM celestial (Kitab WAHYU) juga ditengarai mengambil dari
tradisi Hindu atas Lanka, Ratu Ombak.
LANKA, yang sejarahnya terpapar dalam RAMAYANA, adalah archetype Atlantis
Plato, juga Troya-nya Homerus. Lanka berdiri diatas gunung TRIKUTA (Atlas,
MERU), dilukiskan melayang di angkasa, menggaruk perut surga. Mite Hindu juga
menggambarkan betapa Lanka dengan dinding-dinding metaliknya ditiup dari
haribaan Gunung Trikuta oleh angin Utara (VAYU, bayu) dan tenggelam ke dasar
laut bersama segenap warga dan isinya. Di Yunani pun ada mite serupa, yakni
HESPERUS (lintang panjer sore) tercebur ke lautan ditiup angin utara (BOREAS)
yang tak lain Vayu pula. Atlas tenggelam, sebagaimana Lanka dan Atlantis.
• Legenda HINDU lain mengisahkan AGARTHA (atau SHAMBHALLA) tanah air bawah
bumi Raja Dunia. Menurut tradisi ini, dari Shambhalla, KALKIN Pangeran Putih
akan muncul memimpin para Putra Terang di perang akhir zaman melawan para Putra
Kegelapan. Dalam pustaka Yunani maupun Kristiani (kitab Wahyu) juga ada
serupa. Para ahli mengaitkan dengan Atlantis maupun Jerusalem celestial. Zaman
Keemasan menjelang, Atlantis telah dirindukan sekian lama.
• Tradisi Celtik menceritakan Pulau Singa yang misterius, versi Hindunya
SAKADVIPA atau SIMHALADVIPA, dalam bahasa Celtik AVALON, atau Lyonesse, atau
Llyn Llion (Danau Singa).
• Pulau Singa adalah SimhalaDvipa atau Serendip. Serendip adalah pulau Seres
atauTaprobane (SUMATERA). Bukan Srilanka. Seres, serica, sutera. Bangsanya,
bangsa sutera, kulit terang, tinggi. SINGA (leo) adalah sinonim dengan
PAHLAWAN (singa, sima, gandha). Pahlawan-pahlawan ini adalah Atlantis yang
hancur, sebagaimana dikisahkan dalam ALKITAB (Kejadian, bab 6).
• Beberapa penulis kuno menghubungkan SERENDIP dengan HEVILAT (Alkitab)
salah satu perempat bagian EDEN. Wilayah Hevilat (Havila) tersohor emasnya dan
dikelilingi sungai Phison. Sejarawan yahudi, Josephus menyamakan Phiton dengan
Gangga. Batu-batu mulia permata manikam dihasilkan disana, maka makin jelas di
daerah Indies. Ini adalah India Selatan dan Burma. Maka EDEN memang terletak
di wilayah Indies/Hindia.
• Sebenarnya, INDIA dan EDEN itu sinonim. Akar kata Sanskertanya IND (endh,
edhen) artinya API.
EDEN adalah PULAU API yang masyhur di banyak mite kuno. Ini adalah Atlantis
yang disebut EDEN (kitab Yehezkiel) atau kepulauan (tujuh) Atlantean. Pulau
Api ini oleh orang Celtik disebut BRAZIL atau YS BRAZIL, tetapi kemudian
belakangan nama itu keliru diterapkan bagi negeri di Amerika Selatan. Nama
BRAZIL sudah muncul di peta dunia abad pertengahan padahal benua Amerika belum
diinjak oleh Columbus. Kata Brazil berasal dari akar BRAS yang berarti api,
pulau api, dalam mite-mite zaman purba.
• Sungai PHISON, dalam tuturan Alkitab adalah sungai di Taman EDEN atau
FIRDAUS, di Hevilat. Ini mengingatkan pada sungai Oceanus yang mengelilingi
Hades (menurut Homerus dan Hesiodus). Plato pun mengemukakan kanal
melingkari(triple circular) Atlantis. Gagasannya berangkat dari DVIPA Hindu.
Setelah dihancurkan, Dvipa menjadi Dunia Orang Mati yang juga ada dalam mite
India kuno. RigVeda dan tradisi Hindu lain menyatakan bahwa sungai VAITARANI
yang melingkari, tak terlintasi, Firdaus hancur para ASURA (setan).
• Dalam Alkitab, legenda terkait Avalon berkisah tentang Kadesh atau KADESH
BARNEA. Disitu ada danau, situ atau pancuran yang tumpah dan menenggelamkan
Firdaus. Kadesh atau Cades atau Gades (Celtik) tak lain adalah Atlantis.
Kadesh atau Gades atau Gadeiro adalah nama alias HERCULES, penggembala sapi,
penguasa kembar Atlantis. Ini terjemahan Phoenician nama GOVINDA (KRISHNA).
Budaya padang pasir jauh lebih kanoman daripada Timur yang teramat sepuh dan
purnanya.
• AGASTYA adalah rishi Hindu yang amat dipuja, dia anak VARUNA, sebagaimana
Atlas anak Poseidon. Poseidon ialah deva lautan Yunani, sebagaimana Varuna
(BARUNA) dalam Hindu, ikon angkatan laut Republik kita pula. AGASTYA adalah
Pahlawan Peradaban DRAVIDA di India Selatan, seperti Atlas-nya Yunani. Agastya
ini yang menundukkan gunung yang menjulang terlampau tinggi ke kahyangan,
mengganggu para deva. Mite lain menyebut Agastya melompat mencebur Laut
Selatan, menjadi deva laut. AGASTYA dalam bahasa Sanskerta (argo) bermakna
gunung yang tenggelam, serupa benar dengan Atlantis. Jadi AGASTYA adalah nama
Hindu lain dan asal-muasal Atlas.
• AGASTYA juga personifikasi BINTANG CANOPUS, dalam konstelasi Argonavis,
yang penting sekali di belahan bumi selatan. Bintang utamanya CANOPUS adalah
saudara kembar bintang SIRIUS yang terbesar di bentangan langit selatan. LAUT
SELATAN tempat AGASTYA-CANOPUS-ATLAS tenggelam tak lain tak bukan adalah
SAMUDERA HINDIA (Indonesia, Indies) yang di timur Samudera Atlantis, di barat
Samudera Pasifik itu. CANOPUS adalah alias bagi Hercules maupun Atlas, dua raja
Atlantis, yang dinyatakan dengan Sirius dan Canopus, kedua Anjing Celestial.
Jadi mite ARGONAVIS adalah alegori FIRDAUS-ATLANTIS, mulabuka segala zaman
peradaban manusia.
• CANOPUS pun adalah BINTANG KUTUB (Selatan) epoch Atlantis 12 000 tahun
yang lampau.
Nyatalah bahwa CANOPUS adalah Pilar Surga di zaman Atlantis, dia menjadi sumbu
atau kutub langit. Berbagai ikon Atlas, seperti pualam Farnes, Atlas tampil
menyangga dunia, dari posisi Canopus di konstelasi Argonavis. Jadi ATLAS
adalah CARNOPUS, Pilar Langit. Osiris, juga Agastya, personifikasi Atlantis
dan Carnopus, adalah Pilar Surga. Berbagai mite di Nusantara dan Polinesia
khususnya, memberitahu kita bagaimana mereka berlayar dengan pedoman CANOPUS
kutub selatan Langit pada zaman Atlantis.
• CANOPUS dan OSIRIS kemudiannya dinyatakan dengan Bejana Canopi, dimana
jasad mumi dikubur dalam piramida. Bejana canopi dengan lubang disumbat lilin
itu mirip Calabashes Ajaib yang digunakan bangsa Polinesia melayari laut ke
segala ujung pulau-pulaunya. Ini adalah sekaligus clepsydras, sextant dan
kompas. Canopus (Yunani) berarti alat ukur, dan fungsinya memang begitu dalam
pelayaran zaman kuno pun. Pada pemumian jasad para firaun, ia merupakan sarana
bagi perjalanannya pulang ke Taman Firdaus.
• Teknologi piawai CANOPUS (canopi maupun calabashes) yang dipakai pada
pelayaran bangsa Polinesia maupun pemumian pada bangsa Mesir untuk pelayaran
surgawi adalah sekadar contoh (masih banyak lain) betapa PERADABAN ATLANTIS
amat canggih. Teknologi dahsyat diketemukan justru pada mulabuka zaman manusia.
Teknologi ini diwarisi oleh bangsa Polinesia maupun Mesir bagi pelayaran ke
HAWAIKI maupun PUNT. Itulah INDONESIA sebagaimana telah diwartakan secara
mencengangkan melalui aneka mite di sekujur bumi.
• CANOPUS adalah PILOT kapal Argo, yang juga dimainkan perannya dalam Kapal
Celestial konstelasi bintang Argonavis di langit. Argonavis adalah kapal para
ARGONAUT mengarungi ruang angkasa menuju Loka Kencana, yaitu EDEN, AVALON, IDUN
dan FIRDAUS lain itu. Ziarah ke FIRDAUS sungguh obsesi manusia sejak mulabuka
waktunya.
• Kapal celestial ARGONAVIS yang ditumpangi para ARGONAUT dinyatakan di
langit seperti KAPAL TENGGELAM ke dasar terdalam surga! Ini adalah alegori
tenggelamnya ATLANTIS, di Samudera HINDIA. Canopus sering dinyatakan sebagai
ARGUS, sang pilot dan admiral ARGONAVIS. Dia juga pilot OSIRIS dalam
ekspedisinya ke FIRDAUS INDIES. Canopus pun pilot MENELAOS, dalam perjalanan
baliknya dari TROYA nan tenggelam (Atlantis).
• Aneka legenda menyatakan bahwa CARNOPUS-ARGUS adalah mitra-penguasa OSIRIS
di Mesir Kuno. Dia menjungkirkan tahta Osiris, menculik ISIS sang Ratu, tetapi
akhirnya dikalahkan dan tewas di tangan raja. Ini adalah kopi kabur kisah
agung RAMAYANA. Dan Mesir yang dicari adalah LANKA, Ratu Ombak Samudera Hindia.
Lanka kencana, yang bangga, nan tak terlampaui. Lanka ratu Ombak. Lanka
Mempelai Raja. Itulah archetype sejati ATLANTIS dan JERUSALEM celestial.
Lanka juga FIRDAUS, mulabuka Manusia dan Peradaban, pulau para deva begitu
banyak mitologi.
• Menurut NOEL, pakar mitologi berkebangsaan Prancis, di MESIR Canopus
berarti PULAU KENCANA (emas). Dan itu pula nama Firdaus Hindu SVARNA-DVIPA
(Suwarna-Dwipa). Dan letaknya ? Di INDONESIA, EDEN yang sebenarnya. Canopus
adalah juga nama HERCULES pada beberapa tradisi. Hercules itulah GADEIROS si
kembar penguasa Atlantis bersama Atlas. Berbagai mite dan tradisi dari segenap
pelosok dan ujung bumi sama-sama menunjukkan persamaan ini :
FIRDAUS = EDEN = ATLANTIS = INDONESIA
Siapa mampu membantah ? Siapa pula hendak mengingkari ?
Di penghujung exegesis ikhtisar aneka mite ATLANTIS berbagai bangsa, tampak
bahwa semua menunjuk ke suatu loka tempat MANUSIA dan PERADABAN muncul, yakni
FIRDAUS awali. Dan FIRDAUS itu lebih daripada melulu dongeng. Bila pikiran
dan hati kita terbuka, kita pun berkesimpulan serupa. ATLANTIS adalah EDEN dan
adalah FIRDAUS.
PLATO yang telah mengangkat ihwal cadar yang menyelaputi AGAMA-AGAMA MISTERI di
zaman purba. Misteri inilah yang terbawa ke berbagai agama Semit namun sudah
bersalin wajah. Mite, kewenangan nenek moyang kita bersama, sungguh dilandasi
fakta aktual. Fakta loka itu adalah di LAUT CHINA SELATAN, di wilayah
INDONESIA. Disitulah FIRDAUS YANG HILANG. Dia akan datang, karena fajar
AQUARIUS telah menyingsing.
Dan siapakah AQUARIUS, coba ? Dialah PANGERAN KENCANA yang
disebut-sebut Virgilus dalam karya tenarnya ECLOGUE IV,
yang merupakan nubuatan terdahsyat
MiLLENNIUM ini.
Sajak Virgilus dimulai dengan kata-kata : IAM REDIT ET VIRGO!
LIHAT, SANG PERAWAN KEMBALI! Ya,
AQUARIUS adalah keduanya,baik PANGERAN KENCANA maupun PUTRI KENCANA,karena dia
Androgini. Leburnya
kedua jenis kelamin adalah REUNI antara kedua ATLANTIS yang telah terpisah
sejak mulabuka zaman. Kini mereka bersatu. DOMBA dan SERIGALA menyatu,
menikmati 1000 tahun waktu terakhir yang dijatahkan bagi zaman ini, dan
kembalinya ZAMAN KENCANA, keemasan. Nubuatan datang karena dia memenuhi dirinya
sendiri. Dia adalah
personifikasi damba, Egregora dan Kamarupa, yang ada bagi yang percaya.
Malanglah orang yang tak percaya, karena AQUARIUS mustahil tercuri.
Arysio Nunes dos Santos, 1997 (SADURAN BEBAS PARSIAL)
Beberapa gelintir kalangan, diantaranya Alumni Kebumian Keindustrian Konstruksi
dll dari ITB Bandung, saat ini telah dan sedang terus berjuang menjelajah
pula, melakukan kegiatan terkait sejarah Peradaban Manusia, utamanya yang
berpangkal Sundaland Nusantara INDONESIA. Sementara sebagian lainnya, seraya
mulai menggeluti dan mendalami PERTANIAN sampai ENTROPI. Kiranya agar kian
berVISI, berMISI, kemanusiaan, dikobari semangat merdeka GANESH sejati
tercerahi adanya. Bukan sekadar bermental jongos sudra sampai polprak juragan
trader waisya atau omdo paria yang lumayan destruktif menjilat-jilat calon
korban perkosaan belaka... (reportase sudah ke Kompas dsb tetapi ngabar...weleh)
Bagaimana pula selanjutnya ? JAGAD SEMESTA DAN ISINYA ITU RECYCLING
Catatan : kabar terkini -- Prof. Arysio SANTOS yang aslinya ilmuwan fisika
nuklir, namun akhirnya ilmuwan top tentang ATLANTIS, telah wafat tahun ini,
dan kajiannya dilanjutkan oleh Roberto anaknya. Manusia berziarah peradaban,
Alpha Omega, Ha-Nga, satuhu. Tulisan ini saduran parsial dari tulisan
Prof.Santos.
cc Pieter Zwitser (apa kabar ?)
ANDA SUDAH MEMBACA KAJIAN AKBAR DAN BUAH KARYA BENING OLEH PARA
SOBAT PERSON ALUMNI ITB BERIKUT ? :
(1) POKOK-POKOK PIKIRAN, MENUJU MASYARAKAT BERBUDI LUHUR (versi Kearifan
Lokal Indonesia),2009(alumnus FTI)
(2) TURANGGA SETA (DILENGKAPI PEMBAGIAN ZAMAN PERADABAN MANUSIA, VERSI
NUSANTARA), 2008 (alumnus Fak. Kebumian ITB)
(3) Dll.
(4) Cari dapatkan dan baca : buku Prof.SANTOS, ATLANTIS. Sayang, penerbit
domestik masih nyenyak molor.
Tidak baik dan sama sekali bukan bijak, cenderung absurd, bila hanya merujuk
pada teman alumni ITB yang "sukses duniawi temporer" di birokrasi salah-urus,
jumpalitan politik kekuasaan, dagang segala rupa, pabrik segala wajah dsb. Jiwa
GANESHA bukan memilih-memilah, namun mencerahi ke segala segi kehidupan.
Berkacamata kuda profesi yang dekaden hanya akan membingkiskan perangai dan
sikap jongos aneka bentuk. Patut dikasihani bila begitu.
Kontak mudah bagi alumni ITB misalnya lewat sms : (+62)(0) 816 1990 432 , 0888
1578 874, 0816 933 118 dll.
TIP : Ngelem tak senantiasa identik memuji/apresiasi hati.
kami melayani kebutuhan imajinatif edukatif anak-cucu anda :
KISAH-KISAH DARI DUNIA WAYANG
YAYASAN PUSTAKA NUSATAMA
Jalan Sawit 21
Sawitsari, Yogyakarta 55283, telp.0274-885471, 882959
eMail : ypn-...@...
--- End forwarded message ---
[Non-text portions of this message have been removed]