Quote:
"..
Dalam hal ini, Bendera yang beberapa saat lalu mengusung kampanye
ganyang Malaysia bisa jadi sadar atau tidak mengikuti permainan itu.
Tetapi itu urusan yang kurang penting, ujar Adhie.
.."

Berarti yang saya pikirkan selama ini makin terbuka saja..
Kampanye ganyang malaysia kerap terjadi dekat dengan merosotnya
popularitas Pak Susilo.. misalnya saat kelangkaan gas dan kenaikan harga
BBM..

Jangan" Bendera ini memang alatnya mereka juga.. masih satu kubu.. :-p
CMIIW..

-- 
Wassalam,

Irwan.K
"Better team works could lead us to better results"
http://irwank.blogspot.com

Pada 2 Desember 2009 13:07, Arya Gunawan <[email protected]> menulis:

Mbak Evi Douren,
> Agaknya kecurigaan saya terbukti nih, seperti yang saya sampaikan di email
> yang saya kirimkan japri ke Anda kemarin.
> Harus kita waspadai terus nih.
>
> Salam,
> Arya
>
> 2009/12/2 korandigital <[email protected]>
>
>>
>> Tercium Bau Kontra Intelijen di Balik Aliran Dana Century Versi Bendera
>> Rabu, 02 Desember 2009, 11:23:11 WIB
>>
>> Laporan: Teguh Santosa
>>
>> *Jakarta, RMOL.* Data aliran dana Bank Century yang dibeberkan Benteng
>> Rakyat untuk Demokrasi (Bendera) dicurigai sebagai bagian dari operasi
>> kontra-intelijen kubu SBY untuk mendelegitimasi proses politik yang
>> sedang berlangsung di DPR dan proses hukum yang sedang berlangsung di
>> Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
>>
>> /Lho/, kok bisa?
>>
>> Dua hari lalu, Senin 30 November, Bendera mempublikasikan apa yang
>> mereka sebut sebagai data penerima aliran dana bailout Bank Century.
>> Dalam daftar itu, Bendera mencantumkan sejumlah nama tokoh dan lembaga
>> yang memiliki hubungan dekat dengan Presiden SBY. Mulai dari Ketua Tim
>> Kampanye Nasional Hatta Radjasa yang kini adalah Menko Perekonomian, dan
>> Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Djoko Suyanto yang kini adalah Menko
>> Polkam, sampai Ibas Yudhoyono, putra sulung SBY yang kini adalah anggota
>> DPR dari Partai Demokrat. Pengusaha Siti Hartati Murdaya yang merupakan
>> teman SBY sejak lama pun disebut sebagai penerima aliran dana itu. Tak
>> lupa tiga bersaudara Mallarangeng.
>>
>> Sehari kemudian, atau kemarin (Selasa 1 Desember), Hatta, Djoko, Andi
>> Mallarangeng dan Ibas Yudhoyono melaporkan Bendera ke Polda Metro Jaya.
>> Mereka menyebut data tersebut fitnah belaka. Masing-masing mereka
>> membantah menerima aliran dana talangan Bank Century.
>>
>> Di sinilah bau permainan itu mulai tercium.
>>
>> Jurubicara Komite Bangkit Indonesia (KBI) Adhie Massardi mengatakan
>> bahwa dari informasi yang diterimanya sejak data aliran dana Bank
>> Century versi Bendera ini beredar, dia menyimpulkan ada permainan
>> kontra-intelijen yang dilancarkan kubu SBY untuk melemahkan dan
>> mendelegitimasi proses politik yang sedang bergulir di DPR dan proses
>> hukum yang sedang bergulir di KPK untuk membongkar skandal ini.
>>
>> Informasi yang diperoleh Adhie Massardi menyebutkan bahwa kelompok
>> tertentu di kubu SBY menggunakan Bendera untuk meniupkan “fitnah yang
>> memang disengaja.
>>
>> Dalam hal ini, Bendera yang beberapa saat lalu mengusung kampanye
>> ganyang Malaysia bisa jadi sadar atau tidak mengikuti permainan itu.
>> Tetapi itu urusan yang kurang penting, ujar Adhie.
>>
>> Yang jauh lebih penting, sebut mantan jurubicara presiden ini,
>> belakangan SBY dan para pendukungnya kerap mengatakan bahwa mereka
>> difitnah. Bahkan sampai kemarin, saat berbicara pada peringatan HUT
>> ke-64 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), SBY masih menyanyikan
>> lagu yang sudah beberapa kali dia nyanyikan dalam bulan ini: saya
>> difitnah.
>>
>> "Selama ini SBY selalu mengatakan dirinya difitnah. Tetapi belum ada
>> bukti. Maka sekarang lah mereka menghadirkan bukti itu. Dan begitu
>> ‘bukti fitnah’ ini muncul, mereka ramai-ramai menggugat ke polisi dan
>> mengatakan itu fitnah. Kelak pada akhirnya mereka berhasil membuktikan
>> bahwa itu adalah fitnah, karena itu memang fitnah yang mereka sengaja,"
>> ujar Adhie.
>>
>> Sejak awal, katanya lagi, dia sudah menaruh curiga pada angka-angka
>> versi Bendera yang menurutnya /to good to be true/, terlalu sempurna.
>>
>> Adhie juga mengatakan dirinya menyampaikan hal ini untuk menjaga élan
>> dan semangat gerakan antikorupsi di tanah air. Hal ini penting untuk
>> disampaikan, demikian Adhie, agar lapangan menjadi bersih dan terang
>> benderang. *[guh]
>> *
>>
>> *
>> http://www.rakyatmerdeka.co.id/news/2009/12/02/84660/Tercium-Bau-Kontra-Intelijen-di-Balik-Aliran-Dana-Century-Versi-Bendera-
>> *
>>
>


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://ppi-india.blogspot.com 
4. Satu email perhari: [email protected]
5. No-email/web only: [email protected]
6. kembali menerima email: [email protected]
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke