http://www.detiknews.com/read/2009/12/03/221154/1253754/10/kerjasama-dengan-rusia-uin-malang-sediakan-beasiswa?881103605

Kamis, 03/12/2009 22:11 WIB

Pendidikan
Kerjasama dengan Rusia, UIN Malang Sediakan Beasiswa
Eddi Santosa - detikNews



Malang - UIN Malik Ibrahim Malang memutuskan untuk memberikan beasiswa terbatas 
kepada mahasiswa Rusia. Selain itu rektor Prof. Dr. Imam Suprayogo juga akan 
menjadi tamu di 3 universitas islam di Rusia. 

"Program tersebut bagian dari implementasi kerjasama dengan Universitas Islam 
Rusia, Universitas Islam Kazan dan Universitas Islam Kaukasus, yang baru 
diteken di Malang kemarin (2/12/2009)," tutur Konselor KBRI Moskow M. Aji Surya 
kepada detikcom hari ini, Kamis (3/12/2009). 

Dalam pertemuan antar-rektor dan wakil rektor terkait selama dua hari 
(2-3/12/2009), rektor UIN Malang Prof. Dr. Imam Suprayogo menyatakan akan 
memberikan 6 beasiswa kepada mahasiswa dari 3 universitas Rusia mulai 2010. 

"Kami akan membebaskan uang kuliah S2 dan pemondokannya. Mereka tinggal 
menyiapkan penerbangan internasional dan uang saku bulanan," ujar Prof. Imam. 

Rektor Universitas Islam Rusia Prof. Rafik Muhametshin, Rektor Universitas 
Islam Kaukasus Prof. Maksud Sudikov dan Wakil Rektor Universitas Islam Moskow 
Alsu Sitdikova menyambut gembira implementasi inisial tersebut. 

Mereka masing-masing berjanji akan mengirimkan dua dosennya di berbagai jurusan 
S2 UIN Malang mulai Mei 2010. 

Sebagai imbal balik, mereka mengundang rektor UIN Malang dan seorang wakilnya 
untuk menjadi dosen tamu pada musim semi tahun depan. Mereka diharapkan dapat 
menyampaikan kuliah dan pencerahan mengenai konsep pendidikan bermutu berbasis 
Islam. 

Delegasi Rusia itu juga mengagumi sistem pendidikan komprehensif di UIN Malang, 
di mana mahasiswa wajib punya landasan kuat agama sebelum mempelajari berbagai 
ilmu lainnya. Setahun pertama mereka wajib mondok, 5 jam sehari belajar bahasa 
Arab dan mendalami agama. Diharapkan dengan konsep ini aktivitas dan kebebasan 
berpikir mahasiswa kelak akan selalu dipandu oleh nilai-nilai luhur agama. 

Jarang 

Selama di UIN Malang, para tamu dari Rusia itu antara lain telah memberikan 
ceramah di depan 350 murid baru tentang Rusia dan Islam, kuliah umum bagi 
300-an mahasiswa S2 dan S3 tentang kompleksitas dunia Islam, serta mengikuti 
berbagai aktivitas mahasiswa. 

"Toleransi kehidupan keagamaan yang berkembang di Indonesia harus diteladani 
seluruh dunia termasuk kami semua," kata Prof. Maksud Sudikov saat membicarakan 
tentang gerakan ekstrim keagamaan. 

Bagi mahasiswa sendiri, kunjungan ini memiliki makna besar, khususnya 
mengenalkan dunia Islam di Rusia yang selama ini jarang diangkat. Bahkan 
literatur tentang Islam Rusia masih jarang sekali ditemui di Indonesia. 

"Bahwa terdapat 25 juta umat Islam di Rusia adalah pengetahuan baru. Kunjungan 
ini akan bermakna secara akademis dan menjadi pencerahan bagi mahasiswa," ujar 
Nur Ali, mahasiswa S2 Bahasa Arab. 

Sementara itu Konselor KBRI Moskow, M. Aji Surya, yang mengikuti rombongan 
menegaskan bahwa hal paling krusial dan penting bukan penandatanganan 
kerjasama, namun implementasinya. 

"Jangan sampai kita hanya membuat sleeping documents yang akhirnya membebani," 
papar Aji, sembari mengapresiasi UIN Malang yang langsung mengkongkritkan 
kerjasama sebagai langkah cepat, positif dan strategis. 

Selain UIN Malang, delegasi 3 Universitas Islam dari Rusia itu selama di 
Indonesia juga telah melakukan kunjungan dan meneken kerjasama dengan UIN 
Jakarta, Universitas Muhamadiyah Jakarta, dan UIN Yogyakarta.

(es/es) 



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke