http://www.presidenri.go.id/index.php/fokus/2009/12/04/4944.html
Jumat, 4 Desember 2009, 15:43:21 WIB
Presiden: Gerakan Sosial Wajar, Sepanjang Tidak Mengganggu Stabilitas
Jakarta: Dalam pengantar awal Sidang Kabinet Paripurna, Jumat (4/12) siang,
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono juga membahas situasi politik yang relatif
menghangat untuk beberapa pekan ke depan. “Ini ekspresi kebebasan, bagian dari
demokrasi itu sendiri," kata Presiden, di kantornya.
Presiden mendapat informasi, dalam peringatan Hari Antikorupsi Sedunia, 9
Desember mendatang, akan ada gerakan sosial. Menurut Presiden, ekspresi
kebebasan itu wajar-wajar saja, sepanjang tidak sampai mengguncang stabilitas
di negeri ini, dan menjadikan rakyat sebagai korban. "Tapi kalau itu tidak
menyentuh pada situasi seperti itu, marilah kita hormati dinamika politik
sebagai bagian dari demokrasi kita,” SBY menambahkan.
“Mungkin saja nanti akan muncul tokoh-tokoh, pada tanggal 9 Desember, yang
selama lima tahun lalu tidak pernah saya lihat kegigihannya di dalam
memberantas korupsi, mungkin akan tampil. Ya, selamat datang kalau memang ingin
betul memberantas korupsi di negeri ini bersama-sama. Dengan demikian akan
membawa manfaat bagi rakyat kita,” ujar SBY. (mit)
[Non-text portions of this message have been removed]