Biasa, ingin cari amunisi untuk 2014. Anda mudah menebaknya, siapakah dia.

http://www.detikfinance.com/read/2009/12/09/145907/1257121/4/sri-mulyani-banyak-yang-pura-pura-tidak-tahu-ada-krisis

Rabu, 09/12/2009 14:59 WIB

Sri Mulyani: Banyak yang Pura-pura Tidak Tahu Ada Krisis

Ramdhania El Hida - detikFinance

Jakarta - Kondisi perekonomian Indonesia kini sudah membaik sehingga membuat 
sebagian orang orang lupa dengan ancaman krisis beberapa waktu lalu.

Menurut Sri Mulyani, banyak orang yang lupa keadaan krisis tahun 2008 sehingga 
mempermasalahkan kasus penyelamatan Bank Century saat ini. Ia menyebutkan 
pengawas atau pemeriksa baik intern maupun ekstern tidak akan mau tahu dan 
tidak akan kasihan sama sekali dengan kondisi yang terjadi ketika kebijakan 
diputuskan.

"Pura-pura tidak tahu, mungkin  banyak minum panadol jadi lupa tuh kalau ada 
gempa dan krisis. Sama seperti Century ini, banyak yang bilang, emangnya ada 
krisis ya, sudah lupa tuh," ujarnya.

Sri Mulyani menyampaikan hal tersebut ketika memberi sambutan pada rapat kerja 
pengawas intern pemerintah di Kantor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan 
(BPKP) Jl. Pramuka, Jakarta, Rabu (9/12/2009).

Menurut Menkeu, pengawas atau pemeriksa akan memeriksa kepatuhan terhadap 
aturan dalam pengelolaan keuangan itu setelah beberapa waktu kemudian.

"Jadi kalau ada kondisi darurat seperti bencana alam dan ancaman krisis, 
pengambil kebijakan harus mengambil keputusan namun nanti auditnya setahun yang 
akan datang," keluhnya.

Sri Mulyani menambahkan kondisi ekonomi saat ini cukup bagus sehingga orang 
sudah lupa dengan kondisi setahun yang lalu.

"Mestinya kalau kondisi ekonomi bagus berarti policy yang diambil justified 
atau tepat," katanya.

Sri Mulyani mengingatkan agar para pengambil keputusan harus menerapkan tata 
kelola yang baik dan memperbaiki bisnis proses sehingga tidak menjadi masalah 
di masa yang akan datang.

"Tentu harus dilaksanakan dengan tata kelola yang baik dan bisnis proses yang 
makin baik sehingga akhirnya akuntabel," jelas Sri Mulyani.

(nia/qom) 


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke