http://www.infobanknews.com/index.php?mib=mib_news.detail&id=926
Telkomsel Targetkan Jual 80.000 Unit Ponsel Bundling
Tanggal: 09 Desember 2009
Sumber: infobanknews.com
*Trend ponsel ke depan memang mengarah ke qwerty yang dilengkapi dengan fitur
layanan data. Ini juga sesuai dengan program Telkomsel yang fokus menggarap
layanan data (broadband).
Surabaya--Telkomsel menargetkan bisa menjual sedikitnya 80.000 unit telepon
seluler yang dilengkapi layanan data dalam waktu dua bulan, melalui program
bundling dengan produsen lokal, Mito Mobile Indonesia.
Manajer Pemasaran Area Jawa Bali Roeswandi kepada wartawan di Surabaya pada 7
Desember 2009, mengatakan, potensi pasar ponsel tipe qwerty yang dilengkapi
layanan data, cukup besar dan terus menjadi buruan konsumen.
"Kami masih sangat optimistis dengan produk bundling ini, meskipun di pasaran
juga banyak ponsel dengan model serupa dan harganya juga bersaing," katanya di
sela-sela perkenalan ponsel bundling Mito LuxBerry 838.
Ponsel yang bentuknya mirip Blackberry ini, juga dilengkapi dengan fitur
layanan, seperti situs jejaring sosial Facebook, Yahoo Messenger, Opera Mini,
E-Buddy hingga Google Map.
Layanan serupa juga sudah diberikan ponsel pintar keluaran Research In Motion
(RIM) Kanada, Blackberry yang kini menjadi incaran pengguna ponsel.
"Trend ponsel ke depan memang mengarah ke qwerty yang dilengkapi dengan fitur
layanan data. Ini juga sesuai dengan program Telkomsel yang fokus menggarap
layanan data (broadband)," tambah Roeswandi.
Sebelum menggandeng Mito Mobile, operator seluler dengan pelanggan terbesar di
Indonesia itu juga telah melakukan kerja sama serupa dengan sejumlah produsen
ponsel lokal, salah satunya Nexian.
Direktur Utama Mito Mobile Indonesia Hansen Lie menambahkan kerja sama dengan
Telkomsel memberikan kemudahan dan keuntungan dalam pemasaran produk.
"Telkomsel sebagai operator terbesar di dalam negeri, akan mampu menarik minat
konsumen untuk membeli produk bundling," ujarnya.
Hansen optimistis sekitar 80.000 unit ponsel bundling tersebut akan bisa
terjual dalam dua bulan ke depan. (AntaraNews)
[Non-text portions of this message have been removed]