----Original Message-----
Boss Freeport adalah pemilik negeri ini sesungguhnya. Mereka belagu dan sok
kuasa karena tahu para pejabat pemerintah RI faktanya sudah "ditundukkan"
dengan dollar !!.....
----
Minggu, 03/01/2010 16:37 WIB
Tak Angkut Bos Freeport, Garuda Tak Diberi BBM di Timika
Indra Subagja - detikNews
Jakarta - Garuda dengan nomor penerbangan GA 652 rute Jakarta-Denpasar-
Timika-Jayapura tidak diberi bahan bakar saat mendarat di Bandara Timika,
Papua. Persoalannya hanya karena pilot pesawat itu menolak mengangkut rombongan
bos PT Freeport dari Jayapura.
"Rombongan Presdir PT Freeport itu seharusnya naik pesawat GA 653, bukan
pesawat GA 652. Kita sudah menjelaskan itu tidak memungkinkan, karena
masing-masing sudah ada dokumen dan pesawat sendiri," jelas Kepala Humas PT
Garuda Indonesia, Pujobroto, saat dikonfirmasi melalui telepon, Minggu
(3/1/2009).
Pujo menjelaskan, pesawat GA 652 semestinya tidak ke Jayapura, namun ke Timika,
sesuai dengan rute penerbangan yakni dari Denpasar ke Timika.
"Karena cuaca di Timika tidak memungkinkan saat hendak mendarat, jadi pergi ke
Jayapura lebih dahulu. Setelah cuaca baik, kemudian baru ke Timika," terangnya.
Nah, saat di Jayapura itulah, rombongan Presdir PT Freeport menginginkan untuk
ikut bersama pesawat GA 652, padahal tiket yang mereka kantongi untuk pesawat
GA 653.
"Itu tidak memungkinkan, rombongan itu mempunyai dokumen sendiri. Dan tentu itu
juga akan membuat delay lebih panjang," ujar Pujo.
Pesawat yang dipiloti Kapten Manotar Napitupulu itu kemudian berangkat dengan
tidak mengangkut rombongan PT Freeport. Namun kemudian, setibanya di Timika dan
hendak kembali di Denpasar, mereka tidak diberi izin untuk mengisi BBM.
"Padahal Kapten Manotar sudah menjelaskan kepada pihak Bandara Timika mengenai
alasan tidak diangkutnya rombongan PT Freeport. Tapi di pihak bandara tidak
mengerti," terangnya.
(ndr/nrl)
[Non-text portions of this message have been removed]