http://www.bangkapos.com/detail.php?section=1&category=13&subcat=11&id=12888
Warga Tuntut PT Sawit Jambi Lestari Ditutup BATANGHARI, KOMPAS.com - Ratusan warga dari tujuh desa di Kecamatan Mersam, Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi, berunjuk rasa menuntut dihapuskannya hak guna usaha PT Sawit Lestari Jambi. Warga yang berasal dari Desa Rantau Gedang, Simpang Rantau Gedang Gedang, Sengketi Baru, dan Sengketi Kecil berunjuk rasa sejak Selasa (5/1/2010) pagi hingga siang hari. Mereka ingin bertemu dengan Bupati Batanghari untuk meminta agar pemerintah daerah menutup dan menghapuskan hak guna usaha (HGU) dari PT Sawit Lestari Jambi (SLJ). Menurut Jupri, koordinator demonstrasi dari tujuh desa, warga ingin agar pemda segera menyelesaikan konflik antara warga dan PT SLJ. Tuntutan utamanya adalah agar perusahaan sawit yang memiliki lahan sawit inti seluas 2.400 hektar dan lahan plasma 5.290 hektar ditutup dan lahannya diserahkan kepada Pemda Batanghari. "Kami bukan ingin menduduki lahan, tapi kami minta izin HGU PT SLJ dihentikan dan lahannya diserahkan kepada pemda. Selanjutnya, lahan itu bisa digunakan rakyat," kata Jupri saat berdialog dengan Sekretaris Daerah Batanghari Erpan. Erpan mengakui, proses penyelesaian konflik lahan ini relatif lama karena lahan yang dipermasalahkan itu sudah lama ditinggalkan oleh PT SLJ, dan selama itu lahan ditempati warga. Mengenai tuntutan rakyat, dia belum bisa menjanjikan segera selesai. "Tim kami sedang mempelajari kemungkinan membuat rekomendasi tentang evaluasi HGU dari PT SLJ," ujar Erpan. [Non-text portions of this message have been removed]

