Refleksi : Cocok dengan tujuan Jemah Islamiah.

http://www.antaranews.com/berita/1262087530/presiden-harap-musabaqah-al-quran-pererat-asean

Presiden Harap Musabaqah Al-quran Pererat Asean
Selasa, 29 Desember 2009 18:52 WIB | Peristiwa | Pendidikan/Agama | 

Presiden, Susilo Bambang Yudhoyono (Kanan). (ANTARA/Widodo S. Jusuf)

Jakarta (ANTARA News) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berharap Musabaqah 
Hafalan Al-Quran dan Hadist "Amir Sulthan bin Abdul Aziz Alu Suud" tingkat 
ASEAN dapat mempererat persaudaraan umat Islam di seluruh dunia, khususnya di 
Asia.

Harapan itu disampaikan oleh Kepala Negara di Istana Negara, Selasa petang, 
saat menerima para peserta Musabaqah Hafalan Al-Quran dan Hadist tingkat 
Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN).

Menurut Presiden, melalui ajang itu generasi muda Islam dari seluruh penjuru 
Asia Tenggara khususnya dapat saling bertemu, bertukar pikiran dan memperkuat 
ikatan.

Musabaqah Hafalan Al-Quran dan Hadist adalah forum tahunan yang digelar sejak 
2008 dan pada tahun ini diikuti oleh sedikitnya 115 orang dari delapan negara 
ASEAN dan tiga negara lainnya dari Asia.

Ke delapan negara ASEAN itu adalah Indonesia (16 peserta), Malaysia (13 
peserta), Thailand (24 peserta), Filipina (9 peserta), Brunei (8 peserta), 
Singapura (4 peserta), Kamboja (6 peserta), dan Myanmar (4 peserta).

Kemudian Tajikistan (2 peserta), Uzbekistan (2 peserta) dan Kazakstan (4 
peserta). 

Dengan peninjau perwakilan dari lembaga-lembaga Islam di Hongkong, Korea 
Selatan, China, Timor leste dan Suriname serta dua tamu kehormatan yaitu imam 
dan khatib Masjid Haram Makkah Abdurrahman bin Abdul Aziz Al Sudais dan iman 
dan khatib Masjid Nabawi Madinah Abdul Muhsin Al Qasim.

Pada kesempatan itu Presiden juga mengatakan bahwa Islam sesungguhnya 
mengajarkan nilai-nilai kemanusiaan universal yang antara lain mengajarkan 
seluruh umatnya untuk hidup berdampingan dalam damai satu sama lain.

Seusai melakukan silaturahmi dengan para peserta Musabaqah Presiden menjelaskan 
kepada media dari Arab Saudi bahwa selain Musabaqah, umat Islam ASEAN juga 
melakukan berbagai kerjasama di berbagai bidang, misal pendidikan, seni budaya 
dan kegiatan-kegiatan lain di luar keagamaan untuk membina persatuan.

Kepala Negara juga mengatakan bahwa hubungan dwipihak antara Indonesia dan Arab 
Saudi selama ini telah berlangsung baik dan akan terus ditingkatkan di masa 
mendatang.

Sementara itu, Menteri Agama Suryadharma Ali mengatakan bahwa Musabaqah itu 
bertujuan antara lain memberikan dorongan dan motivasi kepada generasi muslim 
di negara-negara Asia Tenggara untuk membaca dan menghafal Al-Quran secara 
tartil dan tajwid serta menghafal Hadits.

Kegiatan itu, lanjut dia, juga dimaksudkan untuk membentengi generasi muda 
Islam dengan penanaman aqidah yang benar dan menahan gempuran hawa nafsu, 
fitnah, dan penyimpangan akhlaq.

Mereka diharapkan memahami sifat Islam yang menyeru kepada perdamaian dan 
kehidupan penuh cinta kasih serta penghargaan dalam rangka menjaga dan 
memperhatikan HAM.

Musabaqah yang terdiri dari lima cabang yaitu lomba hafalam Al Quran 30 juz, 20 
juz, 15 juz, 10 juz dan hafalan hadits itu diselenggarakan pada 26-28 Desember 
di Masjid At-Tauhid Arief Rahman Hakim Universitas Indonesia.
(*)

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke