" judulnya jorok



________________________________
From: rifky pradana <[email protected]>
To: [email protected]; [email protected]; 
[email protected]; [email protected]; 
[email protected]; [email protected]; 
[email protected]; [email protected]; [email protected]
Sent: Sat, January 9, 2010 2:55:13 AM
Subject: [ppiindia] PAN diketiaknya SBY ?

  
“Saya jadi Ketua MPP sudah lima tahun. Leher saya sudah keriput, jalan saya 
juga sudah tidak segagah lima tahun yang lalu. Suatu hari kalau saya 
meninggalkan PAN saya harap sudah tenang sambil tersenyum,” kata Amien Rais.

Ruangan tempat diselengarakan Kongres III PAN yang bertempat di Hotel Planet 
Holiday, Batam, menjadi hening.

Inikah isyarat yang menandakan Amien Rais sudah menghendaki akan pensiun dengan 
mengundurkan diri dari posisi Ketua MPP ?.

Sepertinya belum. Paling tidak belum untuk saat ini, seperti yang tersirat di 
kata penutup pidatonya Amien Rais, “Someday saya akan menyusul Mas Tris, 
pamitan”.

Selain itu, juga dikarenakan para peserta Konggres masih menghendaki Amien Rais 
untuk tetap menduduki posisi Ketua MPP. Dan, saat ini pun sedang dirumuskan 
dukungan untuk mendaulat Amien Rais kembali memimpin MPP PAN.

Sedangkan untuk posisi Ketua Umum, Amien Rais tampaknya ingin agar Hatta Rajasa 
bersinergi dengan Dradjad Wibowo, dengan meminta bahwa siapa pun yang kalah 
dalam pertarungan untuk menjadi Wakil Ketua Umum.

Lalu bagaimana dengan peluang Zulkifli Hasan menjadi Wakil Ketua Umum ?.

Belum diketahui dengan pasti, namun tampaknya Amien Rais telah memberikan 
isyarat yang dapat diartikan sebagai keberatan jika Hatta Rajasa sebagai Ketua 
Umum dan Zulkifli Hasan sebagai Wakil Ketua Umum.

“Jadi saat ini Pak Hatta itu no problem at all. Nah Mas Zul ini juga di 
kabinet, jadi dua orang di kabinet. Apa nanti kalau disebut dua orang di ketiak 
SBY, apa Anda rela ?”, kata Amien Rais.

“Tolong direnungkan besok pagi sudah mulai pemilihan”, kata Amien Rais kepada 
para peserta kongres III PAN.

Berarti Zulkifli Hasan tetap di posisi Sekjen ?.

Belum pasti juga, karena anak kandungnya Amien Rais, Mumtaz Rais, telah 
menyatakan bahwa dirinya siap menjadi Sekjen, jika PAN di bawah pimpinan Hatta 
Rajasa sebagai Ketua Umumnya.

Apakah hal itu mengindikasikan bahwa Zulkifli Hasan akan di posisikan di 
struktur MPP PAN ?.

Bisa jadi begitu. Arah angin dari para peserta konggres belum dapat ditebak 
dengan pasti, walau untuk jabatan Ketua Umum dapat ditebak kemungkinan besar 
Hatta Rajasa akan mengalahkan Drajad Wibowo dengan telak.

Walaupun arah angin masih belum tertebak, namun situasi konggres boleh dibilang 
tenang dan aman.

Akan tetapi walau dikatakan tenang dan aman, tetap ada juga kericuhan. Paling 
tidak, di hari Jumat kemarin, ruangan konggres sempat gaduh dan ricuh serta tak 
terkendali.

Kericuhan itu dipicu oleh Tina Talisa, seorang wanita cantik yang berprofesi 
sebagai presenter berita dari salah satu stasiun TV swasta.

Para peserta laki-laki di kongres III PAN itu rupanya sangat ngefans berat 
dengan Tina Talisa. mereka mengerubuti Tina Talisa, dan meminta foto bersama.

Tina pun segera melepaskan ikat rambutnya, dan sambil tersenyum melayani 
fansnya satu persatu.

Alhasil, suasana konggres pun berubah menjadi gaduh dan ricuh serta tak 
terkendali. Maka, dengan terpaksa, panitia penyelengara segera meminta Tina 
Talisa untuk meninggalkan dari ruangan konggres. “Maaf Mbak Tina, foto-fotonya 
dibawa di luar saja”,  kata panitia penyelenggara.

Tina pun menurut, dan meninggalkan ruangan konggres dengan tetap dibuntuti oleh 
para penggemarnya dari kalangan para peserta Konggres PAN.

Lobi di depan ruangan Kongres PAN berubah menjadi ajang foto-foto bersama. 
“Foto-foto lagi”, teriak para peserta Kongres PAN sambil tertawa cengengesan. 
Dalam sekejap saja, para peserta Konggres segera mengantre untuk foto bersama 
dengan Tina Talisa.

Jika begitu, maka PAN di masa depan sebenarnya lebih cenderung akan berada 
dibawah ketiaknya pak SBY atau Tina Talisa ?.

Wallahulambishshawa b.

*
Catatan Kaki :
Artikel lain yang berjudul “Demokrat dan Golkar serta PDIP” dapat dibaca dengan 
mengklik disini .

*
PAN Diketiaknya SBY ?
http://polhukam. kompasiana. com/2010/ 01/09/pan- diketiaknya- sby/
*

[Non-text portions of this message have been removed]


 


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke