http://www.tni.mil.id/news.php?q=dtl&id=2011200920111900

KASAU :
TINGKATKAN KEMAMPUAN PEMELIHARAAN, KEMAMPUAN ENGINERING DAN JAMINAN KUALITAS
19 Jan 2010

DISPENAU (19/1),- ”Berbagai hal yang merupakan gambaran dan harapan organisasi 
terhadap eksistensi dan kinerja Koharmatau dalam mendukung pelaksanaan tugas 
pokok TNI Angkatan Udara.  Meningkatnya kemampuan pemeliharaan dan produksi 
materiil, kemampuan enginering dan  ‘jaminan kualitas’ hasil pemeliharaan 
alutsista, merupakan kriteria keberhasilan Koharmatau dalam mengemban misi 
satuan”.

Demikian Sambutan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal Madya TNI Imam 
Sufaat, S.I.P saat serahterima jabatan Komandan Komando Pemeliharaan Materiil 
Angkatan Udara (Dankoharmatau), di Lapangan Apel Sathar 16, Lanud Husein 
Sastranegara, Bandung, Sabtu (16/1).

Komandan Koharmatau diserahterima dari Marsekal Muda TNI Sunaryo HW kepada 
Marsekal Pertama TNI Ferdinand Alex Myne.  Yang selanjutnya Marsekal Muda TNI 
Sunaryo HW (pejabat lama) sebagai Perwira Tinggi (Pati) TNI AU dalam rangka 
memasuki purna tugas, sementara Marsma TNI Ferdinand Alex Myne yang sebelumnya 
menjabat sebagai Kadisaeroau.

Lebih lanjut Marsekal Madya TNI Imam Sufaat, S.I.P mengatakan, bahwa serah 
terima jabatan merupakan bagian dari proses dinamika kehidupan organisasi, yang 
harus senantiasa dilakukan secara terencana dan berkesinambungan.  Oleh karena 
itu melalui pergantian pejabat,   diharapkan dapat terus ditumbuh kembangkan 
lingkungan kerja yang semakin dinamis, yang pada akhirnya akan mampu 
meningkatkan kinerja organisasi dalam mewujudkan visi dan misi organisasi.

Keberadaan Koharmatau sebagai kotama fungsional di bidang pemeliharaan dan 
produksi materiil TNI Angkatan Udara maupun tugas-tugas lainnya, mempunyai 
nilai yang sangat strategis bagi TNI Angkatan Udara.  Dari sudut pandang aspek 
teknis operasional pemeliharaan, Koharmatau beserta  jajarannya merupakan ujung 
tombak organisasi   dalam upaya meningkatkan kesiapan alutsista TNI Angkatan 
Udara.

Kasau berharap agar nilai strategis keberadaan Koharmatau ini, dapat senantiasa 
dipahami oleh seluruh elemen Kotama, sebagai sebuah kehormatan yang harus mampu 
dipertanggungjawabkan dengan profesionalitas dalam mengemban visi dan misi 
organisasi. 

Terlebih Saat ini pemerintah terus berupaya meningkatkan peran BUMN Industri 
Pertahanan dalam memenuhi kebutuhan pengadaan maupun pemeliharaan alutsista 
TNI. Sementara Koharmatau beserta seluruh jajarannya, mempunyai potensi 
kemampuan sumber daya yang memadai dibidang pemeliharaan.  Oleh karenanya 
kondisi ini dapat kita manfaatkan sebagai peluang sekaligus momen yang tepat 
untuk melakukan perbaikan sistem secara bertahap.

“Harapan ini hanya dapat diwujudkan melalui sinergitas potensi kemampuan sumber 
daya manusia, anggaran, alat peralatan, sistem dan metode, serta kemampuan 
pendukung lainnya.  Tekad, semangat dan dedikasi dari seluruh personel jajaran 
Koharmatau menjadi kunci sukses dan sangat diperlukan dalam menghadapi berbagai 
tantangan untuk melakukan langkah-langkah perubahan ke arah yang lebih baik”, 
tegas Kasau.    

Koordinasi dan kerjasama antar instansi terkait perlu terus ditingkatkan dalam 
rangka melakukan terobosan yang diperlukan sebagai langkah percepatan untuk 
mewujudkan ’common goal’ yang diharapkan.  

Beberapa hal penting berkaitan dengan “common goal”, diantaranya meningkatnya 
kesiapan alutsista, guna mendukung pelaksanaan tugas pokok TNI Angkatan Udara 
dalam pelaksanaan tugas Operasi Militer Perang (OMP) maupun Operasi Militer 
Selain Perang (OMSP); menurunnya tingkat ketergantungan sistem pemeliharaan dan 
materiil alutsista produk luar negeri;  terwujudnya efektifitas dan efisiensi 
anggaran pemeliharaan, serta terhindarnya penggunaan anggaran pemeliharaan dari 
proses yang berakibat pada ekonomi biaya tinggi; dan terwujudnya kemandirian 
sistem pemeliharaan dan pengadaan materiil alutsista secara wajar dan 
proporsional. 


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke