http://www.antaranews.com/berita/1263978514/indonesia-tuntut-ganti-rugi-kepada-australia
Indonesia Tuntut Ganti Rugi Kepada Australia
Rabu, 20 Januari 2010 16:08 WIB
Kupang (ANTARA News) - Tim Posko Penanggulangan Pencemaran Minyak di Laut
Timor menyatakan Indonesia tengah mempersiapkan tuntutan ganti rugi kepada
Australia atas pencemaran minyak mentah (crude oil) di Laut Timor yang
bersumber dari ladang minyak Montara yang meledak pada 21 Agustus 2009.
"Hasil uji laboratorium yang dilakukan tim observasi tumpahan minyak di Laut
Timor Indonesia menunjukkan bahwa Laut Timor sudah tercemar minyak mentah yang
bersumber dari ladang minyak Montara," kata Ketua Tim Posko Penanggulangan
Pencemaran Minyak di Laut Timor Pieter Fina kepada pers di Kupang, Rabu.
Kepala Administrator (Adpel) Pelabuhan Tenau Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT)
itu mengungkapkan, berdasarkan hasil observasi tim terpadu, ditemukan tumpahan
minyak di Laut Timor Indonesia di Jakarta pada 15 Januari lalu.
Tim juga akan enindaklanjuti hasil analisis sampel air laut, contoh minyak,
sedimen dan biota laut seperti ikan serta mengidentifikasi dan menentukan
keterkaitan hasil analisis sampel dengan contoh minyak di ladang minyak Montara.
Indonesia akan menuntut ganti rugi kepada pihak Australia dan operator ladang
minyak Montara, PTTEP Australasia, karena hasil uji laboratorium menunjukkan
bahwa Laut Timor sudah tercemar minyak mentah yang bersumber dari Montara.
Fina mengatakan, tuntutan ganti rugi yang tengah dipersiapkan Indonesia itu
mengacu pada UU No.32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan
Lingkungan Hidup, bahsa setiap orang yang melakukan pencemaran dan atau
perusakan lingkungan hidup wajib melakukan pemulihan fungsi lingkungan hidup.
Selain itu, mengacu juga pada Peraturan Presiden No.109 Tahun 2006 tentang
Penanggulangan Keadaan Darurat Tumpahan Minyak di Laut dan Biaya
Penanggulangan".
Akibat tumpahan minyak tersebut, kata Fina, produksi tangkapan ikan nelayan
Laut Timor turun drastis, sementara budidaya rumput laut di pesisir Pulau Timor
bagian selatan, Pulau Rote dan Sabu juga gagal total akibat perairan sudah
terkontaminasi minyak. (*)
[Non-text portions of this message have been removed]