http://www.presidenri.go.id/index.php/fokus/2010/04/28/5367.html
Rabu, 28 April 2010, 15:11:44 WIB
Kemiskinan, Kebodohan, dan Prasangka adalah Musuh yang Sulit Ditaklukkan
*Presiden SBY menyampaikan sambutan saat menerima peserta Sidang Umum Veconac
di Istana Negara, Rabu (28/4) siang. (foto: rusman/presidensby.info)
Jakarta: Para veteran dapat dijadikan teladan bagi generasi sekarang.
Pengalaman veteran melihat banyak penderitaan rakyat dalam perang atau dalam
maembantu menanggulangi bencana menjadi suatu pengalaman berharga bagi umat
manusia. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan hal ini pada bagian lain
sambutannya saat menerima peserta Sidang Umum ke-13 Veterans Confederation of
ASEAN Countries (VECONAC) di Istana Negara, Rabu (28/4) siang.
Bahkan, lanjut Presiden, para veteran mengetahui musuh paling kuat saat ini
yang membuat dunia menderita. ”Mereka termasuk penyakit dari kondisi manusia,
seperti dampak bencana alam, penyakit menular, kemiskinan, kebodohan,
prasangka, dan ideologi kekerasan,” SBY menjelaskan. "Ini adalah musuh yang
tidak bisa dikalahkan dengan senjata, ini musuh yang tidak dapat dikalahkan di
medan perang," SBY menambahkan.
Presiden SBY berharap para veteran dapat membantu memberantas penyakit tersebut
melalui keterlibatan dalam membangun masyarakat yang lebih baik dan lebih
efektif. ”Para veteran memiliki kompetensi teknis dan keterampilan organisasi,
dan di atas semua itu para veteran memiliki disiplin intelektual untuk
memberikan kontribusi besar terhadap pembangunan nasional, integrasi regional,
dan perdamaian global dan keselarasan,” kata Presiden SBY.
Sebagai pejuang yang telah mengalami pasang surut pertempuran dan tragedi, para
veteran memiliki kewajiban untuk terus mengembangkan perdamaian, persaudaraan,
dan harmoni antara bangsa-bangsa. ”Karena kredibilitas para veteran dapat
membantu mencegah ketegangan antara negara-negara dengan berbicara untuk
perdamaian, toleransi dan saling akomodasi. Anda juga dapat membantu membangun
keharmonisan dan solidaritas," Presiden SBY menuturkan seraya mengingatkan
pepatah 'Prajurit tua tidak pernah mati, mereka hanya surut'.
Presiden mengatakan bahwa ada sesuatu dalam para veteran yang tak pernah mati
dan tak pernah pudar. ”Adalah kehormatan yang besar dan komitmen terhadap
tugas, layanan negara, dan orang-orang. Tidak pernah mati karena diteruskan
kepada generasi mendatang yang didasari kekuatan para veteran untuk melayani
tanpa pamrih dan berani seperti yang anda lakukan," ujar SBY. (dit)
[Non-text portions of this message have been removed]