http://www.presidenri.go.id/index.php/fokus/2010/04/28/5366.html
Rabu, 28 April 2010, 14:54:11 WIB
Presiden Menerima Peserta Sidang Umum ke-13 VECONAC
*Presiden SBY menyalami Rais Abin, Presiden VECONAC terpilih periode 2010-2015,
saat menerima peserta Sidang Umum ke-13 VECONAC, di Istana Negara, Rabu (28/4)
siang. (foto: rusman/presidensby.info)
Jakarta: Rabu (28/4) siang, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menerima peserta
Sidang Umum ke-13 Veterans Confederation of ASEAN Countries (VECONAC) di Istana
Negara. Letjen (Purn) Rais Abin, Presiden VECONAC terpilih periode 2010-2015,
melaporan hasil sidang yang berlangsung pada 25-28 April 2010. "Sidang berjalan
sangat lancar dan sangat memuaskan, merupakan refleksi dari harmoni, saling
pengertian, dan kedekatan antar delegasi," kata Rais Abin.
VECONAC yang sudah berusia 30 tahun membuktikan ketangguhanya sebagai jembatan
penghubung antara para veteran se-ASEAN. Adapun beberapa resolusi yang
dihasilkan dari sidang umum adalah violence of human rights in the middle east,
the humanitarian approach, mendukung misi ASEAN. Sidang Umum VECONAC sendiri
dihadiri 10 negara dengan total anggota 100 orang, dan Timor Leste sebagai
pemerhati.
Dalam sambutannya, Presiden SBY mengatakan bahwa ia juga punya kenangan menjadi
militer dan sedih saat harus meninggalkan dunia militer untuk bergabung dengan
kabinet, pada tahun 1998. ”Saya punya kenangan indah dan menikmati persahabatan
di lapangan dengan rekan-rekan saya," kata SBY.
“Saya yakin bahwa Sidang Umum ke-13 VECONAC akan meningkatkan kedekatan para
veteran di wilayah kita dan ini adalah hal yang menakjubkan, karena anda
menjadi lebih dekat satu sama lain sehingga anda mencapai banyak hal. Anda
dapat membuat kontribusi yang signifikan terhadap perdamaian dan kemakmuran di
wilayah kita dan luar ASEAN," Presiden SBY menjelaskan.
Seusai memberikan pidato Presiden SBY bersalaman dengan seluruh veteran yang
hadir dalam suasana yang hangat.
Turut mendampingi Presiden ketika menerima peserta Sidang Umum VECONAC ini,
antara lain, Menko Polhukam Djoko Suyanto, Menhan Purnomo Yusgiantoro, Menlu
Marty Natalegawa, Mensos Salim Segaf al-Jufri, Mensesneg Sudi Silalahi, Menteri
Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Gumelar, Seskab Dipo Alam,
Kapolri Bambang Hendarso Danuri, dan Panglima TNI Djoko Santoso. (dit)
[Non-text portions of this message have been removed]